SENAYAN POST - Belum lama ini, sutradara The Glory, Ahn Gil Ho terlibat dalam tuduhan perundungan di sekolah.
Tudingan perundungan di sekolah kepada Ahn Gil Ho muncul jelang peluncuran The Glory part 2 yang rilis pada hari ini.
Kabar tuduhan perundungan yang dialamatkan kepada sutradara The Glory Ahn Gil Ho ini kini menjadi perbincangan di media sosial Korea Selatan.
Baca Juga: Pemkab Wonogiri Borong Ratusan Yamaha NMAX 155 untuk Kebutuhan Ini
Korban yang selanjutnya berinisial 'A' mengungkapkan bahwa mereka tidak mengetahui pekerjaan Ahn Gil Ho sebagai sutradara karena tidak terbiasa dengan drama Korea.
Namun, mereka mengetahui tentang kariernya dalam obrolan grup dengan teman sekelas setelah The Glory mendulang rating fantastis dari pemirsa internasional.
"Sejujurnya, jika Ahn Gil Ho hidup dengan baik, saya tidak peduli untuk mempermasalahkannya," katanya pada 10 Maret 2023, dikutip SenayanPost.com dari Soompi.
A menuding Ahn Gil Ho sempat melakukan kekerasan di waktu sekolahnya di Filipina tahun 1996.
"Namun, saya datang untuk mengungkapkan ini karena tidak masuk akal dan tidak dapat dimaafkan bagi pengganggu sekolah untuk mengarahkan program seperti 'The Glory' yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan di sekolah," lanjutnya.
A menyatakan bahwa pada saat itu, Ahn Gil Ho sedang belajar di luar negeri di Filipina untuk tahun ketiga sekolah menengah, sementara mereka sendiri berada di tahun kedua di sebuah sekolah internasional.
Baca Juga: Rusia Terus Gempur Bakhmut di Ukraina, Zelenskiy: Itu akan Jadi Jalan Terbuka ke Arah Donetsk
Mereka tidak bersekolah di sekolah yang sama, tetapi A menceritakan bahwa Ahn Gil Ho berpacaran dengan siswa sekolah menengah 'B', yang akan diejek oleh A dan teman sekelasnya.
Setelah mengetahui hal tersebut, A mengatakan bahwa Ahn Gil Ho memanggil A dan teman sekelasnya untuk mengancam dan menyerang mereka.