Yusril Minta Maaf soal Cuitan Wafatnya Syekh Ali Jaber

Yusril Minta Maaf soal Cuitan Wafatnya Syekh Ali Jaber

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra meminta maaf dan memberi klarifikasi terkait meninggalnya pendakwah Syekh Ali Jaber. 

Sebelumnya Yusril menyebut Syekh Ali Jaber meninggal dalam kondisi positif Corona.

"Saya mohon maaf salah memahami musabab wafatnya Syekh Ali Jaber. Penjelasan dari Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Alhabsyi, menyatakan bahwa beliau wafat dalam keadaan negatif COVID. Dengan demikian kekeliruan telah saya perbaiki," tulis Yusril Ihza Mahendra di akun twitternya @Yusrilihza_Mhd, Kamis (14/1/2021).

Klarifikasi itu terkait kekeliruan informasi yang dicuit oleh Yusril Ihza Mahendra beberapa jam sebelumnya. 

Pada cuitan sebelumnya, Yusril menyebut Syekh Ali Jaber meninggal dunia karena positif Corona.

Di luar hal itu, Yusril mengatakan dirinya kehilangan Syekh Ali Jaber, seorang dai yang dakwahnya menyejukkan hati. Dia mendoakan wafatnya Syekh Ali Jaber.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini di RS Yarsi. Syekh Ali Jaber meninggal setelah 19 hari dirawat di rumah sakit.

Syekh Ali Jaber sebelumnya dirawat di rumah sakit karena terpapar COVID-19. Namun, sebelum meninggal, Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan negatif COVID-19.

Jenazah Syekh Ali Jaber dimakamkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Quran, Tangerang, Banten. 

Lantunan tahlil terdengar menggema di area pemakaman mengiringi jenazah Syekh Ali Jaber yang diangkat untuk dimakamkan. 

Jenazah kemudian diadzankan oleh pihak keluarga Syekh Ali Jaber sebelum liang kubur ditutup.