Internasional

Yordania Bakal Ambil Kembali Dua Wilayah yang Disewa Israel

AMMAN, SENAYANPOST.com – Raja Yordania Abdullah II mengumumkan, pada Minggu (21/10/2018), pihaknya sudah memberi tahu Israel rencana mengambil kembali dua wilayah kecil yang disewakan di bawah Perjanjian Damai 1994.

“Kami sudah memberi tahu Israel untuk mengakhiri penerapan lampiran dalam perjanjian damai itu terkait Baqura dan Ghumar,” kata Raja Abdullah II seperti dikutip oleh kantor berita pemerintah Petra.

Tanah itu disewa untuk masa pakai 25 tahun yang bisa diperpanjang kembali, seperti tercantum dalam lampiran perjanjian 1994 yang mensyaratkan pemberitahuan satu tahun di muka, dan kedaulatan Yordania atas wilayah itu dipertahankan.

“Israel sudah diberi tahu hari ini soal keputusan Yordania,” kata Raja, sembari menegaskan bahwa “Baqura dan Ghumar adalah tanah milik Yordania dan akan tetap menjadi milik Yordania.”

“Baqura dan Ghumar selalu menjadi prioritas utama kami, dan kami sudah memutuskan untuk mengakhiri penerapan lampiran perjanjian damai terkait Baqura dan Ghumar,” kata Raja.

Di bawah perjanjian yang ditandatangani dua negara itu pada 26 Oktober 1994, Israel punya hak guna lahan selama periode 25 tahun.

Perjanjian terkait Baqura dan Ghumar akan secara otomatis diperpanjang, kecuali jika ada pemberitahuan satu tahun sebelumnya bahwa perjanjian itu akan diakhiri.

Baqura adalah wilayah perbatasan seluas 6 kilometer persegi di Provinsi Irbid, wilayah utara Yordania, sementara Ghumar seluas empat kilometer persegi di Provinsi Aqaba, selatan Yordania.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close