Xiaomi Mulai Gelar Proyek Mobil Listrik Sendiri

Xiaomi Mulai Gelar Proyek Mobil Listrik Sendiri
Ilustrasi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Xiaomi tampaknya serius merambah sektor otomotif. Perusahaan teknologi asal China ini mulai menggelar proyek untuk membuat mobil listrik sendiri.

Kabar ini bersumber dari salah seorang investor yang dekat dengan CEO Xiaomi Lei Jun. Kabarnya, proyek mobil listrik Xiaomi akan dimulai dalam satu atau dua bulan lagi sejak sekarang.

Dikutip dari GizChina, mobil Xiaomi diprediksi akan berwujud seperti mobil Xiaopeng (khususnya, Xiaopeng P7) di China. Mobil ini digadang-gadang akan menjadi mobil listrik model teratas dengan penekanan lebih besar pada fitur teknologi informasi yang canggih.

Sosok senior di Xiaomi, Wang Chuan, adalah orang yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. Meski belum terkonfirmasi kebenarannya, setelah berita ini tersebar, muncul sentimen positif membuat yang membuat saham Xiaomi Group di Bursa Efek Hong Kong langsung naik 2,6%.

Kabar ini diperkuat oleh sumber lain yang menginformasikan bahwa Lei Jun pada akhir Februari lalu bertemu dengan Li Bin, pendiri Weilai Automobile. Pertemuan keduanya untuk meminta nasihat dan pendapat tentang berbagai masalah otomotif.

Selain itu, berbagai sumber melaporkan bahwa Wang Chuan, atas nama Grup Xiaomi, sedang mencari para pekerja di bidang ini, serta mempelajari teknologi dan proses produksi mobil listrik.

Jika semua kabar ini benar, itu artinya Xiaomi berbalik 180 derajat dari pernyataan sebelumnya. Xiaomi sempat membantah rumor bahwa perusahaannya sedang menyiapkan produksi mobil listrik.

"Xiaomi Group selalu tertarik dengan perkembangan ekosistem kendaraan listrik. Dan kami terus-menerus mengevaluasi industri ini, dan melakukan penelitian tentang tren di bidang terkait. Sejauh ini pekerjaan penelitian Xiaomi Group di bidang kendaraan listrik belum mencapai tahap proyek resmi," kata Xiaomi saat itu.

Yang jelas, ketika Xiaomi terjun ke bidang otomotif, perusahaan ini akan meramaikan persaingan mobil listrik. Xiaomi juga melebarkan portfolio produknya tak hanya membuat gadget, tetapi meraksasa dengan produk-produk teknologi yang lebih besar dan canggih.