Ekonomi

Wow, Layar Bioskop Indonesia Bertambah 600-an dalam Tiga Tahun

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Bioskop XXI menyambut baik permintaan Presiden Joko Widodo beberapa tahun lalu agar layar bioskop di Indonesia ditambah.

Pasalnya, untuk mencukupi kebutuhan sebuah negara dengan total penduduk lebih dari 200 juta orang, tiga tahun lalu Indonesia hanya punya sekitar 1.000 layar bioskop. Ia pun meminta pembangunan bioskop ‘digalakkan.’

Jokowi bahkan menjanjikan insentif untuk itu.

Jaringan bioskop XXI pun menjawab permintaan Presiden dengan terus menambah layar bioskop, terutama di daerah.

Nah, pada Jumat (18/5) jaringan bioskop terbesar di Indonesia itu menembus kepemilikan 1.000 layar di Indonesia.

Saksi pencapaian itu adalah bioskop di Nipah Mal, Makassar.

“Dengan 1003 layar yang tersebar di 43 kabupaten dan kota, kami memastikan standar kualitas pelayanan dan kenyamanan yang diberikan akan selalu sama dan terjaga di seluruh lokasi bioskop kami,” kata CEO Cinema 21, Hans Gunadi dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (18/5).

Dengan adanya penambahan bioskop itu, kini total jumlah layar di Indonesia sudah sejumlah 1.641 buah, sesuai data Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI).

Tentu saja itu termasuk layar bioskop dari jaringan Cinemaxx dan CGV blitz, serta teater-teater independen.

Artinya, ada penambahan lebih dari 600 layar selama tiga tahun terakhir di Indonesia.

Meski begitu, jumlah bioskop di Indonesia masih kalah dibanding China, yang sejak dua tahun lalu mengklaim sebagai negara dengan bioskop terbanyak di dunia. Jumlah layarnya bahkan melebihi kiblat perfilman dunia, Hollywood.

Per 2016, menurut data departemen perfilman di China’s State Administration of Press, Publication, Radio, Film and Television (SARFT), China memiliki 40.917 layar bioskop. Pada tahun itu, per hari China menambah rata-rata 26 layar bioskop.

Itu untuk ‘melayani’ penduduk China yang jumlahnya melebihi 1 miliar orang.

Sementara Amerika Serikat, menurut sumber yang sama, hanya punya 40.759 layar bioskop.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close