Wow! 300 Juta Planet Layak Huni Ditemukan NASA

Wow! 300 Juta Planet Layak Huni Ditemukan NASA
ilustrasi wisata luas angkasa (CNBCIndonesia)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - 300 juta exoplanet yang berpotensi untuk dihuni manusia ditemukan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) . Exoplanet merupakan istilah untuk planet yang terletak di luar tata surya Bima Sakti.

Planet ini ditemukan oleh Teleskop luar Angkasa Kepler milik NASA yang telah menghabiskan sembilan tahun dalam misi berburu planet. Data inilah yang kemudian diteliti oleh para ilmuwan.

Menurut penelitian yang dirilis di The Astronomical Journal, ada sekitar 300 juta berpotensi layak huni di galaksi kita, yang berarti planet berbatu yang mampu mendukung air cair di permukaannya.

Angka itu adalah perkiraan kasar dari sisi konservatif, dan "mungkin ada lebih banyak lagi," kata NASA seperti dirilis dari CNN International, Jumat (6/11/2020). Beberapa dari planet ini mungkin cukup dekat untuk dianggap sebagai "tetangga antarbintang" - yang terdekat berjarak sekitar 20 tahun cahaya.

"Kepler sudah memberi tahu kami bahwa ada miliaran planet, tapi sekarang kami tahu sebagian besar planet itu mungkin berbatu dan dapat dihuni," kata peneliti NASA Steve Bryson.

Asal tahu saja, ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi apakah suatu planet mendukung kehidupan, termasuk atmosfer dan komposisi kimianya. Tetapi para peneliti dalam studi ini berfokus pada beberapa persyaratan dasar.

Mereka mencari bintang yang umur dan suhunya mirip dengan Matahari, jadi tidak akan terlalu panas atau aktif. Mereka juga mencari exoplanet dengan radius yang mirip dengan Bumi, dan memilih exoplanet yang berbatu.

Mereka pun mempertimbangkan jarak setiap planet dari bintangnya - terlalu dekat dan panas dapat menguapkan air, terlalu jauh bikin air dapat membeku.
Planet yang layak huni harus berada di zona "tepat", atau yang disebut zona Goldilocks, untuk mendukung air cair di permukaannya.

"Kami selalu mendefinisikan kelayakhunian hanya dalam hal jarak fisik planet dari bintang, sehingga tidak terlalu panas atau dingin," kata ilmuwan NASA dan penulis studi Ravi Kopparapu. "Data Gaia tentang bintang memungkinkan kami melihat planet ini dan bintangnya dengan cara yang sama sekali baru."

Setelah menghitung faktor-faktor ini, para peneliti menggunakan perkiraan konservatif bahwa 7% bintang mirip Matahari dapat menampung dunia yang dapat dihuni. Tapi angkanya bisa mencapai 75%, kata para ilmuwan.

NASA mengatakan pihaknya dan badan antariksa lainnya akan terus menyempurnakan perkiraan dalam penelitian masa depan, yang akan membantu membentuk rencana untuk tahap selanjutnya dari penemuan dan teleskop planet ekstrasurya. (ws)