Lintas Daerah

Wiranto Ditusuk, Bupati Pandeglang Perketat Kunjungan Tamu dari Luar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Bupati Pandeglang Irna Narulita akan mengumpulkan para camat dan kepala desa pascapenusukan Menko Polhukam Wiranto di Alun-alun Menes. Irna meminta syarat tinggal tamu dari luar Pandeglang diperketat.

“Dan kami akan rapat kan besok dengan Camat, kepala desa, agar lebih selektif untuk menerima tamu-tamu yang dari luar Pandeglang, tujuannya apa, maksud tujuannya apa tinggal di sana, sumber penghasilan dari mana, profesinya sebagai apa, sehingga kami tidak kecolongan seperti ini lagi,” kata Irna di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Irna mengutuk keras insiden penusukan yang menyebabkan empat orang terluka. Dia juga berencana memberikan pemahaman kepada warga untuk menghindari kejadian serupa.

“Kami sebagai Bupati Pandeglang kapasitasnya sangat mengutuk perbuatan tersebut dan sangat merugikan sekali perbuatan tersebut karena preseden buruk bagi kami. Tentunya kami akan berusaha dan melakukan edukasi dan silaturahmi dengan ibu-ibu muda, majelis taklim, pesantren, anak-anak sekolah di setiap apel Senin. Dan kami akan terus melakukan yang terbaik agar tidak terulang kembali,” ujarnya.

Irna lantas menjelaskan mengenai acara yang dihadiri Wiranto di Pandeglang. Irna mengaku seharusnya menghadiri acara di Bogor namun ditunda sebab Wiranto akan berkunjung ke wilayahnya.

“Kalau saya yang mengundang kita akan koordinasi dan rapat berkali-kali dan untuk menerima tamu undangan khususnya para menteri. Jadi kami tidak terlibat langsung. Pak Wiranto sebagai ketua majelis atau pakar, penasihat, pelopor berdirinya provinsi Banten. Saya ada kegiatan seharusnya hari ini di kota Bogor tapi saya tunda kami harus menyambut Bapak menko dan kami selaku undangan untuk provinsi Banten,” papar dia.

Seperti diketahui, Wiranto ditusuk SA alias Abu Rara saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10), pukul 11.50 WIB. Wiranto menderita dua luka tusukan di bagian depan tubuhnya.

Selain Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Daryanto juga ikut terluka. Dia diserang oleh Fitria, istri penusuk Wiranto. Fitria berpura-pura bersalaman, lalu melakukan penyerangan.

“Pada saat rombongan datang, yang bersangkutan 2 orang pelaku itu membawa seorang anak perempuan juga, berbaur dengan masyarakat yang lain. Karena di sini ada pelajar, ada ibu-ibu, bapak-bapak yang menanti kehadiran beliau untuk bersalaman sekaligus melihat helikopter yang terparkir di situ,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi kepada wartawan di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten.

Fitria bersama SA alias Abu Rara berusaha lari mendekat Wiranto dari arah belakang Kapolsek. Kapolsek saat itu sedang menyambut Wiranto.

Kapolsek bersama ajudan Danrem dan seorang tokoh ulama ikut menghalau gerakan pelaku. Wiranto ikut terkena tusukan saat berusaha menghindar dari pelaku.

SA alias Abu Rara pelaku penusukan Wiranto bersama Fitria sudah dibawa dari Polsek Menes ke Mabes Polri. Pengawalan ketat dilakukan polisi terhadap pelaku penyerangan Wiranto. (AR)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close