Warga Tigaraksa Pasang Spanduk Tolak Dapur Umum untuk Pengajian Jelang Pencoblosan

Warga Tigaraksa Pasang Spanduk Tolak Dapur Umum untuk Pengajian Jelang Pencoblosan

TANGERANG, SENAYANPOST.com – Mencuatnya seruan Rabu putih atau subuh putih di hari pencoblosan pada Rabu (17/4/2019) besok di wilayah Kabupaten Tangerang, mendapat penolakan warga.

Penolak itu disampaikan dalam bentuk spanduk, yang terpasang di pagar halaman masjid Al-Amjad, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Spanduk penolakan dengan background bewarna kuning seukuran 3×1 meter itu bertuliskan, “KAMI WARGA TIGARAKSA MENOLAK DAPUR UMUM DI MASJID DAN DEKAT TPS”.

Belum diketahui pasti, warga atau pihak mana yang melakukan pemasangan spanduk penolakan tersebut.

Terpisah, Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-Amjad, Didin mengungkapkan, bahwa pihak pengurus masjid tidak mengetahui sama sekali terkait dengan pemasangan spanduk tersebut.

“Kami juga tidak tahu siapa yang memasang, karena pemasangan itu ada di area luar masjid jadi, tidak ada izin yang masuk kepada kami selaku DKM. Saya duga, spanduk itu juga baru saja dipasang, karena pada pukul 08.00 pagi tadi, spanduk itu tidak ada,” ucap ustaz Didin, Selasa (16/4/2019) di Masjid.

Dia juga mengaku belum pernah mendapat permohonan dari pihak luar, terkait izin mendirikan dapur umum maupun kegiatan subuh putih tersebut.

“Kalau informasi soal mendirikan dapur umum sampai saat ini belum ada, tentunya, tidak diizinkan karena masjid ini adalah sarana untuk beribadah. Jadi jelas dilarang menggunakan masjid untuk hal-hal yang dapat menimbulkan konflik. Apalagi itu, berkaitan dengan waktu pencoblosan pada esok hari,” ungkap dia.

Ditegaskan dia, sekalipun ada acara yang menggunakan masjid Al Amjad sebagai tempat kegiatan acara seperti, pernikahan, pihak masjid selalu menyarankan membawa makanan dari luar, tidak ada dapur umum.

Sebelumnya, spanduk tersebut juga terpasang pada area luar Masjid Iswatul Hasanah, Tigaraksa. Namun, spanduk tersebut sudah tidak terpasang di area setempat.

Sebelumnya, Kepolisian Resort kota Tangerang, akan meningkatkan pengawasan dengan menggelar patroli pada kegiatan Rabu Putih atau Subuh Putih.

Kegiatan tersebut, berdasarkan informasi kepolisian, merupakan pengajian dan kegiatan mendirikan dapur umum untuk memasak dalam memeriahkan Pemilihan Umum 2019 yang akan dilakukan pada satu hari jelang pencoblosan pada (17/4/2019) mendatang. Kegiatan tersebut pun dikhawatirkan menimbulkan konflik di masyarakat.