Warga Korut Nekat Berenang 6 Jam Demi Membelot ke Korsel

Warga Korut Nekat Berenang 6 Jam Demi Membelot ke Korsel
Ilustrasi tentara Korea Selatan dan Tentara Korea Utara berhadapan (AFP Photo)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Seorang warga Korea Utara nekat berenang selama enam jam untuk kabur ke Korea Selatan.

Pejabat Korsel menuturkan warga Kim Jong-un itu ditangkap pihak berwenang di utara Kota Goseong, pantai timur Korea Selatan.

Pria yang dilaporkan berusia sekitar 20 tahunan itu tertangkap saat tertidur dengan mengenakan pakaian selam dan sirip.

Pasukan keamanan Korea Selatan dikabarkan tak segera menahan pria itu meski sempat muncul beberapa kali di CCTV dan memicu alarm peringatan berbunyi.

"Dia mungkin telah berenang selama sekitar enam jam, mengenakan jaket pelampung di dalam pakaian selam dan sirip. Pakaiannya tampaknya membuat dia tetap hangat dan memungkinkan dia tetap bertahan hidup," kata seorang pejabat Kepala Staf Gabungan Militer Korea Selatan kepada Yonhap pada Selasa (23/2).

Dikutip CNN Indonesia dari AFP, pejabat Korea Selatan menganggap pria itu dibantu arus pasang sehingga bisa lebih mudah mencapai daratan Korea Selatan.

Pria Korea Utara itu juga melepas sebagian besar peralatan selamnya sebelum menyelam melalui saluran drainase di bawah pagar kawat berduri yang membentang di sepanjang pantai.

Kurang dari tiga jam, kamera CCTV memergoki pergerakan pria itu selama delapan kali hingga memicu alarm berbunyi dua kali.

Pejabat Korsel mengatakan saat diperiksa, warga Korut itu telah menyatakan ingin membelot.

Sementara militer Korsel mengakui bahwa petugasnya telah "gagal mematuhi prosedur seharusnya" dan berjanji memperketat keamanan perbatasan.

Menteri Pertahanan Korsel, Suh Wook, juga mengatakan bahwa sistem pengawasan di daerah Goseong "tidak berfungsi dan ketinggalan zaman". Insiden terakhir seperti itu terjadi pada November.

Sebagian besar pembelot pertama-tama melakukan perjalanan ke negara tetangga China, terkadang tinggal di sana selama bertahun-tahun sebelum melanjutkan perjalanan ke Selatan melalui negara ketiga.

Lebih dari 30.000 warga Korea Utara telah melarikan diri ke Selatan selama beberapa dekade terakhir. Namun, hanya segelintir pembelot Korut yang pernah langsung menyeberangi DMZ atau berenang melewati perbatasan laut.