Nasional

Warga Diminta Waspadai Awan Panas dan Jatuhan Material Vulkanik Merapi

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Pasca letusan Gunung Merapi yang terjadi pada Minggu (17/11/2019), warga diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya yang berupa luncuran awanpanas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif.

Dalam laporan yang dikeluarkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta juga mengingatkan, agar masyarakat mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awanpanas maupun letusan eksplosif.

Sedangkan saat terjadi hujan terutama di kawasan puncak, dimungkinkan adanya bahaya lahar.
Sementara selama enam jam setelah letusan, BPPTKG melaporkan kawasan puncak diliputi cuaca cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah Barat dengan suhu udara 17.5-24 °C, kelembaban udara 36-90 % dan tekanan udara 568.8-708.9 mmHg.

Dari sisi kegempaan, terjadi gempa guguran sebanyak 3 kali dengan amplitudo antara 3 hingga 6 mm dan durasi kisaran 15.3-26.9 detik. Low Frekuensi sebanyak 2 kali dengan amplitudo 4-6 mm, durasi 13.8-16.6 detik.

Sedangkan kegempaan fase banyak (hybrid) tercatat 22 kali dengan amplitudo yang berkisar anrara 2-25 milimeter dan durasi 5.4 detik hingga 8.5 detik.

Kegempaan Vulkanik Dangkal sebanyak 3 kali dengan amplitudo 55-70 mm, durasi : 17.5-30.7 detik, serta Vulkanik Dalam sebanyak 1 kali dengan amplitudo 4 mm dan durasi : 9.9 detik. (WS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close