Lintas Daerah

Warga Desa Mompang Julu, Madina, Sembunyi di Hutan, Takut Ditangkap Polisi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Mayoritas kaum pria warga Desa Mompang julu yang berjumlah ratusan hingga kini belum berani balik ke rumah. Mereka memilih bersembunyi di dalam hutan lantaran takut ditangkap polisi.

Beradar kabar bahwa sejumlah warga akan ditangkap lantaran terlibat aksi anarkistis terkait bantuan langsung tunai (BLT) yang berujung pembakaran mobil Wakapolres Mandailing Natal.

Nenek Khadijah, warga Desa Mompang Julu ketakutan ketika Kapolres Mandailing Natal AKBP Horas Tua Silalahi menyapanya. dia langsung bergegas pergi dan mengatakan takut akan ditangkap petugas.

Pantauan di lokasi, akibat provokasi oknum yang tak bertanggung jawab, membuat suasana Desa Mompang Julu belum sepenuhnya normal. Warga masih diliputi rasa takut lantaran provokasi yang tak jelas sumbernya tersebut.

Warga yang ketakutan memilih meninggalkan desa dan bersembunyi di dalam hutan. Mayoritas warga yang meninggalkan desa mompang julu adalah kaum pria.

Kapolres Mandailing Natal AKBP Horas Tua Silalahi bersama anggotanya pun berkeliling Desa Mompang Julu untuk menyapa warga dan memberikan informasi yang sebenarnya.

“Saya meminta wagar tidak usah takut karena polisi tak akan sembarangan menangkap warga Desa Mompang Julu,” kata Kapolres.

Untuk memulihkan psikis warga Desa Mompang Julu, petugas Polres Mandailing Natal selama satu bulan akan menurunkan anggotanya terutama para Polwan guna memberikan pencerahan kepada warga agar warga kembali tenang dan bisa beraktivitas.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close