Wanita Ini Terpaksa Berjalan Kaki 800 KM Laporkan Pemerkosaannya

Wanita Ini Terpaksa Berjalan Kaki 800 KM Laporkan Pemerkosaannya
Ilustrasi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Seorang wanita berusia 22 tahun asal Nepal rela berjalan kaki sejauh 800 meter dari kota Lucknow di negara bagian Uttar Pradesh ke kantor polisi di kota Nagpur untuk melaporkan pemerkosaan yang dialaminya.

Pihak kepolisian kota Nagpur, Senin (5/10) menjelaskan wanita itu berhasil melarikan diri dari pelaku pemerkosaan dan memutuskan melaporkan kejahatan itu ke polisi.

Pelaku memperingatkan korban untuk tidak melapor ke polisi dan mengancam akan menyebarkan video dan foto korban saat pemerkosaan terjadi d media sosial.

Dikutip Tempo dari Hindustan Times, wanita ini datang ke India pada tahun 2018 untuk mencari pekerjaan. Sejak Maret tahun ini, dia tinggal dengan seorang teman wanitanya di apartemen sewaan di Lucknow.

Teman tersebut kemudian memperkenalkan korban kepada seorang pria penduduk Luckdown yang bekerja sebagai insinyur perangkat lunak di Dubai.  

Menurut korban, dirinya juga menyimpan 150.000 rupee (setara Rp30,2 juta) dengan temannya, dan ketika dia memintanya, temannya tidak mengembalikan uangnya dan mulai memukuli serta mengganggunya.

Korban mengeluhkan masalah ini ke pria itu  yang kemudian memesan kamar untuk korban di satu hotel di Lucknow. Keduanya kemudian bertemu di hotel. Pria itu kemudian diduga membius dan memperkosanya. 

 “Pelaku  juga merekam beberapa foto dan video korban yang tidak menyenangkan. Dia juga membawanya ke tempat seorang teman di Lucknow, di mana dia diduga memberikan obat-obatan dan memperkosanya lagi, “ kata polisi kota Nagpur seperti dikutip dari Hindustan Times. 

“Terdakwa kemudian mengunggah foto korban di akun media sosial dan mengancam akan membuatnya viral jika dia tidak mendengarkan atau mendekati polisi."

Wanita itu entah bagaimana berhasil melarikan diri dari Lucknow dan mendatangi seorang teman Nepal di Nagpur, India, pada 30 September 2020 lalu. Korban melaporkan pria itu dan rekan wanitanya ke polisi.