Ekonomi

Wall Street Menguat Karena Penundaan Kenaikkan Tarif Barang China

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Saham-saham di bursa Wall Street, New York, Amerika Serikat (AS) menguat atau reli pada penutupan Selasa (13/8/2019) waktu setempat. Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan kenaikan tarif untuk barang-barang China, yang juga menandai babak baru perang dagang antara kedua raksasa ekonomi dunia tersebut.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 1,4% di level 26.279,91. S&P 500 menguat 1,5% ke 2.926,32.

Sementara Nasdaq Composite melonjak 2,0% ke level 8.016,36. Saham perusahaan teknologi terkemuka Apple Inc (AAPL.O) memimpin kenaikan.

Penguatan ini cukup memulihkan kerugian pasar setelah Wall Street ambruk dipenutupan Senin. Pernyataan baru AS ini, sedikit meredakan kekhawatiran atas tanda-tanda resesi akibat kisruh Washington dan Beijing yang seperti tak berujung.

Selasa pagi waktu setempat, pemerintah AS mengumumkan bakal menunda pengenaan tarif bea masuk 10% untuk barang China hingga 15 Desember. Ini meliputi barang-barang yang populer dikalangan konsumen milenial seperti telepon seluler, laptop hingga perangkat permainan video.

Sebagaimana dilansir AFP, pejabat tinggi AS dan china sudah saling berkomunikasi melalui telepon. Kemungkinan mereka membahas kemungkinan pembicaraan lanjutan terkait perang dagang yang eskalasinya kian meningkat beberapa minggu terakhir.

“Pengumuman ini sangat positif,” kata Alan Skrainka, analis dari Cornerstone Wealth Management. “Ini menunjukkan situasi sudah mulai mencair meski dalam sebuah negosiasi yang sangat dingin,”.

Meski melegakan, Washington kemungkinan akan tetap melanjutkan aturan penambahan bea masuk ke sejumlah produk China lain mulai 1 September. Perang dagang antara AS dan China berdampak pada pelemahan ekonomi sejumlah negara.

 

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close