Hot Isu

Wali Care Tebus 5 Jenazah Korban Tsunami, Polisi Bertindak

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Wali Care harus menggelontorkan uang total Rp 14,5 juta untuk mengeluarkan jenazah Aa Jimmy dan keluarga, istri Ade Gingsul, dan road manajer mereka. Seharusnya, pengurusan jenazah tersebut gratis.

Untuk hal itu, Andy Kristianto selaku Sekretaris Jenderal Wali Care, mengatakan timnya sudah dihubungi oleh Polda Banten.

“Jadi sejauh yang bisa kami sampaikan via telepon, pihak Polda sudah mengonfirmasi benar atau tidaknya, sudah minta foto kuitansi yang kita punya. Sudah hubungi kami kalau Polda Banten ya,” kata Andy, Sabtu (29/12/2018).

“Tapi memang belum ada kabar lagi. Kalau dari pihak rumah sakit sama sekali tidak ada, belum ada yang menghubungi kami,” tambahnya.

Itu juga yang disayangkan oleh seluruh keluarga korban yang merasa keberatan dengan adanya pungutan biaya tersebut. Wali Care pun akan sangat menyayangkan jika situasi itu justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ya tentu kami ya kalau memang benar itu digratiskan tapi ujung-ujungnya oleh oknum dimanfaatkan, bagaimanapun juga tidak semua korban itu dari golongan orang mampu ya. Sehingga justru fasilitas negara yang seharusnya diterima oleh korban jadi mereka nggak dapat, kasihan aja sih sebenarnya,” ungkap Andi.

Mereka lebih menyayangkan lagi, banyak keluarga korban yang tidak mampu. Itu sudah tentu sangat disayangkan oleh semua pihak.

“Korban yang nggak mampu mereka sudah payah jadi korban terus masih disuruh bayar nyari uang kayak gitu kan. Saya pikir itu sesuatu yang ya sangat disayangkan,” tegas Andy.

Tidak tahu

Banyak keluarga korban tsunami Banten atau Selat Sunda megeluhkan biaya yang dipatokkan oleh rumah sakit. Wali Care juga mengeluarkan uang sampai Rp 14,5 juta.

Andy Kristianto, , mengatakan tim nya tidak mengetahui kalau pengambilan jenazah seharusnya tidak dipungut biaya. Andy menuturkan yang terpenting adalah jenazah bisa cepat dikembalikan ke keluarga dari RSUD Dradjat Prawiranegara Serang.

“Iya memang yang pertama yang perlu diketahui kita nggak tahu itu gratis. Yang jelas prinsipnya kalau memang itu ada biayanya kita bayar. Karena waktu itu dari pihak rumah sakit dinyatakan ada biaya ya sudah kita keluarkan sebagaimana permintaan rumah sakit,” jelas Andy, Sabtu (29/12/2018).

Wali Care menggelontorkan total uang Rp 14,5 juta untuk 5 jenazah. Jenazah tersebut yaitu, Aa Jimmy, istri, dan anak keduanya, istri Ade Gingsul, dan road manajer mereka.

“Kalau memang harus bayar kita bayar. Mungkin kami, tidak hanya kami Wali Care, tapi keluarga korban lain juga prinsipnya gimana jenazah ini ditangani dan dibawa pulang. Kalau mungkin terjadi peristiwa itu dimanfaatkan dalam situasi panik, mungkin ya. Kalau kita bismillah kalau memang harus bayar sesuai aturan yang penting jenazah sampai ke keluarga,” tegasnya.

Diketahui seharusnya pengambilan jenazah korban tidak dikenakan biaya. Mendengar hal itu, Andy memang cukup menyayangkan.

“Kita tahu itu harusnya gratis, ya mau gimana? Uang udah dikeluarin, yang jelas alhamdulillah keluarga sudah terima jenazah,” ucap Andy.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close