Internasional

Wakil NU-Muhammadiyah Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Dua wakil dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan pada Senin (28/10). Dalam pertemuan itu, diteken norma agama-agama Ibrahim dalam pelayanan kepada pasien.

Dalam pernyataan pers Kedutaan Besar Indonesia untuk Takhta Suci di Roma, Italia, yang diterima kumparan pada Rabu (30/10), wakil NU yang hadir adalah Dr. KH Marsudi Syuhud sedangkan dari Muhammadiyah adalah Prof. Syamsul Anwar.

Keduanya memenuhi undangan Pontifical Academy for Life dari Vatikan. Kedua tokoh didampingi oleh Dubes RI untuk Takhta Suci, A. Agus Sriyono.

Pertemuan Wakil NU dan Muhammadiyah dengan Paus Fransiskus. Foto: Dok. KBRI untuk Takhta Suci
Menurut KBRI Takhta Suci, kedua wakil Indonesia tersebut hadir dalam rangka penandatanganan “Posisi Dasar Agama-agama Monoteisme Ibrahim mengenai Hal-hal Terkait Pengakhiran Hidup” (Position Paper of the Abrahamic Monotheistic Religions on Matters Concerning the End of Life).

Dokumen ini juga ditandatangani oleh wakil-wakil dari Kepausan, Patriarkat Konstantinopel, para Rabi agama Yahudi, dan sejumlah Ulama dari berbagai negara yang mewakili agama Islam.

“Dokumen ini pada dasarnya berisi imbauan bagi para pengambil keputusan dan pelaku bidang kesehatan untuk memahami perspektif agama-agama monoteisme dalam pelayanan kepada para pasien yang menghadapi kematian. Diharapkan para keluarga pasien juga memahami norma-norma agama yang berkaitan dengan pengakhiran hidup,” ujar pernyataan KBRI Takhta Suci dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (30/10/2019).

“Monsinyur Vincenzo Paglia, Presiden Pontifical Academy for Life, mengatakan penandatanganan dokumen ini adalah hal bersejarah, bukan saja karena arti pentingnya bagi profesi kedokteran dan kesehatan, namun juga kuatnya dimensi ekumenis atau komitmen penganut agama Ibrahim,” sambung KBRI lagi.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close