Internasional

Waduh, Ratu Elizabeth Panggil Istri Pangeran Charles dengan Sebutan ‘Licik’

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sudah jadi kabar lama bahwa hubungan Ratu Elizabeth II dengan istri kedua Pangeran Charles, Camilla Rosemary Shand tak begitu hangat.

Tapi, baru-baru ini sebuah buku menunjukkan ‘hubungan dingin’ tersebut.

Sebuah buku bertajuk Rebel Prince: The Power, Passion and Defiance of Prince Charles oleh jurnalis Inggris Tom Bower memberikan gambaran ketidaksukaan Ibu Suri dengan menantunya yang langka didapat media.

Ketidaksukaan Ratu Elizabeth II itu dikisahkan pada sebuah malam di musim panas 1998, satu tahun setelah kematian Putri Diana yang merupakan istri pertama Pangeran Charles dan ibu dari Pangeran William juga Pangeran Harry.

Berdasarkan cuplikan buku yang dirilis Daily Mail itu, kemarahan Ratu Elizabeth II meluap setelah Pangeran Charles meminta ibunya untuk menerima kehadiran Camilla.

Ratu Elizabeth II, yang disebut dalam buku itu usai meminum martini, langsung mementahkan permintaan calon raja Inggris itu tanpa basa-basi.

“(Charles) meminta Ratu untuk melembutkan ketidaksukaannya (kepada Camilla) sehingga ia dapat hidup secara terbuka dengan Camilla. Dia berharap bahwa Sang Ratu, yang jarang ikut campur, setidaknya tidak secara langsung melarangnya,” tulis Bower menggambarkan situasi konflik Charles dan Ratu Elizabeth II.

“Namun malam itu dia (Ratu Elizabeth) usai meminum beberapa gelas martini, dan mengejutkan Charles dengan jawaban tegasnya: dia tidak akan memaafkan perzinahan yang dilakukan Charles, atau pun memaafkan Camilla karena tidak meninggalkan Charles sendiri sehingga bisa memperbaiki pernikahannya (dengan Putri Diana),” lanjut buku tersebut.

“Ratu melampiaskan kemarahannya bahwa Charles telah berbohong tentang hubungan dengan wanita yang ia sebut: wanita licik, dan menambahkan: ‘Ibu tidak mau berhubungan dengan dia'” tulis buku tersebut, dikutip dari E!.

Buku itu lalu mengatakan, Charles meninggalkan ruangan ibunya dengan menangis dan mencari Camilla.

Buku Bower juga menyebut perselisihan mewarnai hubungan Pangeran Charles dengan Camilla selama bertahun-tahun setelahnya, bahkan ketika mereka menikah pada 2005.

Camilla Rosemary Shand merupakan teman lama Pangeran Charles. Konon, mereka bertemu di pertengahan 1971. Keduanya berada di lingkaran pertemanan dan sosial yang sama, dan kerap bertemu di sejumlah kesempatan.

Kedekatan keduanya rupanya berlanjut dengan asmara. Camilla yang setahun lebih tua dari Charles disebut menjadi kekasih pertama pewaris takhta Inggris Raya itu dan berlanjut ke hubungan yang lebih serius dengan kedatangan Charles ke orang tua Camilla.

Namun hubungan tersebut berakhir pada 1973 karena banyak perselisihan. Konon pula, Ratu Elizabeth tidak merestui hubungan putranya dengan Camilla karena menginginkan Charles menikah dengan salah satu keturunan dari klan Spencer sekaligus sahabat Ratu, Lady Fermoy.

Keinginan Ratu mendapatkan menantu dari keturunan Lady Fermoy ini lah yang lalu membawa Putri Diana bertemu Charles pada 1977 di kala Diana berusia 16.

Hubungan dengan Charles berakhir, Camilla lalu menikah dengan Andrew Parker Bowles pada 1973. Sejumlah sumber mengatakan, Camilla memilih Parker Bowles lantaran sudah memiliki hubungan dengan pria tersebut sejak dekade 1960-an. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close