Politik

Waduh, Parpol Baru Dilarang Kampanyekan Capres

JAKARTA, SENAYANPOST.com –– Partai politik (parpol) baru peserta pemilu 2019 sepertinya akan sulit ikut mengampanyekan calon presiden dan calon wakil presiden.

Hal ini terjadi karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah merencanakan larangan itu. Alasannya, parpol baru tidak dapat memberikan dukungan kursi di DPR kepada capres dan cawapres.

“Pandangan kami, mencalonkan saja enggak, kok mengampanyekan,” kata Komisioner KPU Hasyim Asy’ari di kantor KPU, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Ia menambahkan, yang dapat mengampanyekan mestinya parpol yang akan mengusung calon.

Jika merujuk dari rancangan PKPU tentang metode kampanye, parpol baru tidak dapat menggunakan alat peraga kampanye, bahan kampanye, iklan media cetak, elektronik, media sosial dan lembaga penyiaran lainnya untuk mengampanyekan capres-cawapres.

Parpol baru, lanjut Hasyim, tidak dapat menggunakan metode kampanye untuk menyampaikan visi dan misi capres-cawapres.

“Termasuk tadi itu, parpol baru boleh enggak ikutan pasang foto-foto capres cawapres. Itu kan sama dengan mengampanyekan,” ucap Hasyim.

Rencana KPU untuk melarang parpol baru mengkampanyekan capres-cawapres sebetulnya belum dimuat dalam draf rancangan PKPU yang diuji publik pada Senin (19/3). Belum ada pasal yang mengatur secara jelas terkait larangan tersebut.

Akan tetapi, Hasyim mengaku pihaknya bakal memasukkan larangan tersebut dalam rancangan PKPU tentang kampanye pemilu yang akan direvisi usai uji publik. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close