Tokoh

Viral, Pemuda Kandangan Kalsel Didaulat jadi Imam Tetap Masjid Mekkah

MEKKAH, SENAYANPOST.com – Dua pekan terakhir, video pemuda ini menjadi viral di jagat maya karena kemerduan suaranya melantunkan ayat-ayat suci Alquran, tampil di hadapan Imam Masjidil Haram Syekh Sudais, para ulama dan tokoh Makkah, seperti Amir Kota Mekkah dan Naib Amir dan lainnya.

Pemuda berusia 21 tahun ini bernama Syekh Asal Syu’bah bin Haji Yanto al-Makki al-Banjari. Syaeck Asal adalah anak angkat dari Tuan Guru  Haji Syairazi Kandangan dan anak angkat Imam Masjidil Haram Syekh Dr. Hasan Bukhari.

Sejak berusia 15 tahun, pemuda Indonesia ini telah didaulat menjadi imam tetap di sejumlah masjid di kota Mekkah. Ia menjadi imam shalat rawatib, tarawih, dan qiyamul lail di beberapa masjid di Makkah, antara lain: Masjid Al-Bashawiri dan Masjid ‘Asyur Bukhari (2012), Masjid Ar-Ridha (2013), Masjid Syekh ibn Utsmain (2014), Masjid Bin Laden (2015), dan Masjid Birrul Walidain (2016 dan 2018).

Pada tahun 2017, ia tidak menjadi imam di Makkah lantaran pulang ke kampung halamannya di Kandangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), sekaligus menemui sang gurunya Tuan Guru Haji Ahmad Syairazi.

Pemilik suara merdu ini mempunyai nama lengkap Ustadz ‘Asal bin Yanto bin Jumri bin Bakri al-Banjari. Lahir di Makkah pada tahun 1997 M/1418 H, anak pertama dari pasangan Ustadz Yanto dan Ustadzah Mariyati.

Meski sejak lahir menetap di Makkah, kewarganegaraan Ustadz Asal tetap Indonesia. Ayah dan ibunya berasal dari Ambutun, Kandangan, Kalimantan Selatan.

“Asal” begitu panggilan guru dan ulama Makkah kepadanya, tidak pernah mondok seperti kebanyakan ustadz pada umumnya. Ia mukim di rumah orang tuanya di Makkah. Di usia 12 tahun ia menyelesaikan hafalan Alquran, dan meraih ijazah hafalan Alquran dengan predikat “Excellent” dari Lembaga Hafalan Alquran tingkat Kota Makkah. Ia telah menamatkan bacaan dan hafalan Alquran serta masih rutin mereview di bawah bimbingan Imam Masjidil Haram Syekh Dr Hasan Bukhari, bahkan sudah menamatkan Alquran riwayat Syu’bah bin ‘Ashim Al-Kufi di bawah bimbingan Imam Masjidil Haram tersebut. Pemuda yang suka mendendangkan nasyid ini juga pernah meraih juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kota Makkah, dan peringkat utama dengan Predikat Exelent pada Musabaqah Hifzhil Qur’an di Masjid al-Kuwaiti.

Dirinya sering tampil di stasiun tv di Kota Makkah, diundang membacakan ayat suci Alquran pada acara-acara khusus yang dihadiri oleh para syekh, ulama, dan tokoh di Kota Makkah.

Selain menjadi Imam Masjid Birrul Walidain di kawasan Zaidi Makkah, saat ini Ustadz Asal juga sibuk mengajar hafalan, tahsin dan tilawah alquran, di beberapa tempat; antara lain di Masjid ‘Asyur Bukhari Makkah, di bawah binaan Syekh Hasan Bukhari, mengajar mahasiswa luar negeri di Masjid Fakultas Dakwah di bawah binaan Universitas Ummul Qura.

Setiap bulan Sya’ban diadakan penutupan tahfizh, sehingga mahasiswa pulang ke negerinya masing-masing. Di saat itulah Ustadz Asal kembali tampil bersama tokoh dan ulama Makkah seperti Imam Masjidil Haram Syekh Dr. Hasan Bukhari dan Khatibnya Imam Saleh al-Thalib yang juga tercatat sebagai Hakim Agung di Kota Makkah.

Demikianlah kisah seorang pemuda Indonesia yang sukses di tempat turunnya Islam. Ia berpesan kepada umat Islam khususnya para pelajar dan generasi muda agar menyibukkan diri dengan Alquran. Sebab Alquran adalah kitab yang paling mulia, diwahyukan kepada nabi yang paling mulia, Nabi Muhammad SAW, melalui malaikat yang paling mulia, Jibril AS, diturunkan di dataran bumi yang paling mulia, Mekkah, pada bulan yang paling mulia, Ramadhan, dan di malam yang paling mulia, malam lailatul qadar, yang lebih baik dari seribu bulan.

SIMAK VIDEO SYEKH ASAL SYU’BAH BIN HAJI YANTO AL-MAKKI AL BANJARI DI BAWAH INI:

KOMENTAR
Tags
Show More
Close