Vaksin Merah Putih Baru Bisa Diproduksi Massal pada 2022

Vaksin Merah Putih Baru Bisa Diproduksi Massal pada 2022
Vaksin Merah Putih

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (KPCKEN) Erick Thohir mengatakan vaksin merah putih dapat diproduksi secara massal pada  2022.

"InsyaAllah uji klinis satu dan dua bisa berjalan tahun depan sehingga di 2022 kita bisa mulai produksi vaksin merah putih, InsyaAllah," kata Erick dalam orasi ilmiah di acara Dies Natalis Unpad ke 63 tahun, Jumat, 11 September 2020.

Erick menjelaskan produksi vaksin merah putih menjadi prioritas pemerintah agar Indonesia tidak melulu memasok impor bahan baku vaksin dari negara lain. Sebab, usia vaksin sebagai pembentukan antibodi terhadap virus hanya bertahan selama enam bulan hingga dua tahun.

"Jadi kita tidak mungkin bergantung pada vaksin-vaksin yang kita kerjasamakan, kita mengharapkan vaksin merah putih," tutur dia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menambahkan PT Kimia Farma (Persero) telah menggandeng G42-perusahaan kesehatan UEA yang berbasis Kepintaran Buatan (AI) untuk mendatangkan vaksin sebanyak 10 juta di akhir tahun.

Sementara kerja sama antara PT Bio Farma dengan perusahaan biofarmasi asal Tiongkok Sinovac Biotech Ltd akan mulai mendatangkan bahan baku vaksin pada November mendatang sebanyak 10 juta.

"Jadi InsyaAllah di akhir tahun ini ada 30 juta dan di tahun depan ada 300 juta," jelas dia.