Internasional

UU Keamanan Nasional Disahkan, Penduduk Hong Kong Ditawarkan Kewarganegaraan Inggris

JAKARTA, SENAYANPOST – Penduduk Hong Kong ditawarkan kewarganegaraan oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson setelah UU Keamanan Nasional wilayah eks kekuasaan Inggris itu disahkan pada Selasa (30/06/2020).

Menyadur BBC pada Kamis (02/07/2020), ada tiga juta penduduk Hong Kong diberi kesempatan menetap di Inggris hingga akhirnya bisa mengajukan permohonan kewarganegaraan.

Pemegang paspor Inggris yang memenuhi syarat bisa tinggal Inggris selama lima tahun. Setahun berikutnya semua warga negara Inggris di luar negeri dan tanggungannya bisa mengajukan permohonan kewarganegaraan.

Sebelumnya, pemegang Paspor Luar Negeri Nasional Britania Raya atau British National Overseas (BNO) Passport di Hong Kong memiliki hak istimewa bebas visa tinggal di Inggris selama enam bulan saja.

Boris Johnson menegaskan, UU Keamanan Nasional yang baru adalah pelanggaran deklarasi bersama Sino-Inggris tahun 1985.

Dalam perjanjian yang mengikat secara hukum tersebut, dijelaskan tentang kebebasan Hong Kong yang akan dilindungi selama 50 tahun setelah China mengambil alih kedaulatan pada tahun 1997.

“Itu melanggar otonomi tingkat tinggi Hong Kong dan mengancam kebebasan dan hak yang dilindungi oleh deklarasi bersama,” katanya.

“Jika China melanjutkan jalur ini, kami akan memperkenalkan rute baru bagi mereka yang berstatus Nasional Inggris (Luar Negeri) untuk memasuki Inggris. Memberikan cuti terbatas pada mereka agar tetap tinggal dan bekerja di Inggris dan setelah itu untuk mengajukan kewarganegaraan,” tegas Boris.

Menteri Luar Negeri Dominic Raab mengatakan tidak ada batasan jumlah atau kuota untuk proses ini. Proses aplikasi juga akan dibuat sederhana.

“Ini adalah serangkaian pengaturan khusus yang dirancang khusus untuk keadaan unik yang kita hadapi dan mengingat komitmen historis kita kepada rakyat Hong Kong,” katanya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close