Konsultasi Hukum

Upaya Hukum atas Putusan Hakim yang Berdasarkan pada Bukti Palsu

Selamat sore pengasuh konsultasi hukum Senayan Post,

Kami digugat oleh orang yang mengklaim sebagai pemilik tanah warisan orang tua kami, pada saat pembuktian penggugat menunjukkan suatu dokumen yang pada intinya tanah tersebut telah dijual oleh orang tua kami dahulu, kami sangat yakin bahwa dokumen itu tidak benar atau palsu, celakanya dokumen tersebut menjadi dasar pertimbangan hakim dalam mengambil putusan, kami telah mengajukan banding dan kasasi, namun kami tetap dikalahkan, upaya hukum apa lagi yang dapat kami lakukan? Mohon bantuannya.

Terima kasih, Rifat Lampung.

Jawaban :

Pada hakikatnya setiap putusan pengadilan dianggap benar dan wajib dipatuhi sampai adanya putusan pengadilan yang lebih tinggi yang membatalkan putusan tersebut.

Pembuktian dalam hukum acara perdata lebih mengutamakan pembuktian dalam segi formil, artinya kebenaran yang didasarkan pada bukti-bukti yang diajukan di muka persidangan.

Terkait perkara yang telah diputus oleh pengadilan yang mana dalam pertimbangan hakim mendasarkan pada bukti yang diduga palsu atau dipalsukan, maka saudara dapat membuat laporan polisi atas dasar dugaan tindak pidana pemalsuan surat atau penggunaan surat palsu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Selanjutnya apabila bukti surat yang diduga palsu tersebut telah dinyatakan palsu oleh putusan Pengadilan Pidana yang berkekuatan hukum tetap, maka dapat dijadikan alasan dalam mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 huruf a Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung yang pada pokoknya menyatakan salah satu alasan dalam mengajukan upaya hukum Permohonan peninjauan kembali atas putusan perkara perdata yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap adalah apabila putusan didasarkan pada suatu kebohongan atau tipu muslihat pihak lawan yang diketahui setelah perkaranya diputus atau didasarkan pada bukti-bukti yang kemudian oleh hakim pidana dinyatakan palsu.

Berdasarkan uraian diatas, kami sarankan saudara membuat laporan atas dugaan penggunaan bukti surat palsu tersebut ke kepolisian, apabila telah di proses dan telah nyata dinyatakan palsu oleh pengadilan pidana, maka Saudara dapat mengajukan upaya hukum peninjauan kembali.

Demikianlah jawaban dari kami, semoga membantu.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close