Internasional

Upacara Pemakaman Walikota Seoul Dikecam Setengah Juta Orang, Kenapa?

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Setengah juta orang mengecam upacara pemakaman Walikota Seoul, Park Won-sun yang hilang pada pekan lalu. Tetapi pemerintah kota Seoul tetap menggelar seremonial itu pada Senin (13/7/2020).

Park diketahui hilang pada Kamis (9/7). Sekitar sembilan jam setelah pencarian besar-besaran, pada Jumat dini hari (10/7), polisi menemukan Park sudah tewas bunuh diri di Gunung Bugak, Seoul utara.

Sehari sebelum ia menghilang, mantan sekretaris Park diketahui mengajukan keluhan mengenai pelecehan seksual. Namun kematian Park secara otomatis menutup penyelidikan mengenai kasus tersebut.

Alhasil, mantan sekretaris dan karyawan perempuan yang merasa pernah dilecehkan oleh Park marah dan menggalang gerakan #MeToo di Korea Selatan untuk membuka kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan.

Para korban juga merasa upacara pemakaman resmi Park menunjukkan bahwa ia tidak bersalah.

Terlepas dari kontroversi atas kematiannya, pemerintah Kota Seoul menyelenggarakan pemakaman lima hari untuk Park, dua hari lebih lama dari ritual normal Korea, yang dimulai pada hari kematian.

Mereka juga mendirikan sebuah tempat peringatan di luar City Hall. Lebih dari 20.000 orang datang untuk memberikan penghormatan selama masa berkabung.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in juga mengirim bunga ke pemakaman Park. Sementara itu, muncul sebuah petisi online di situs web presiden untuk menantang upacara tersebut. Saat ini petisi tersebut sudah ditandatangani oleh lebih dari 500.000 tanda tangan.

 

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close