Lintas Daerah

Unik, Warga Sleman Beli Motor Trail Pakai Uang Koin Rp1.000 Hasil Tabungan Anaknya

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Kejadian unik terjadi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Seorang warga membeli motor trail Honda CRF 150 L seharga Rp32,35 juta di Diler Honda Nagamas di Jalan Wates KM 4 Banyuraden, Gamping dengan uang koin pecahan RP1.000.

Setelah membayar sebagian harga dengan mentransfer uang, warga itu membayar sisa pembayaran lebih dari Rp14 juta dengan menggunakan uang koin Rp1.000 yang merupakan tabungan anaknya.

Kejadian ini diunggah di media sosial Facebook Sunaryo Jogja dan menjadi viral. Sunaryo juga mengunggah foto pegawai diler yang sedang sibuk menghitung uang koin.

Terlihat pula uang koin yang masih berada di galon air mineral ukuran sedang. Akun Facebook Sunaryo Jogja menuliskan “cuma di Honda nagamas motor….bayar crf pake pecahan Rp 1000….cash broooo….ditunggu order2nya….“.

Marketing Support Dealer Honda Nagamas Gamping Ari Suryawan menceritakan, pada hari Sabtu (17/3/2018, ada seorang warga yang datang ingin membeli motor.

“Beliau datang bersama istri dan dua anaknya ke sini. Nah anaknya itu minta Honda CRF 150 L,” kata Ari, Kamis (22/3).

Ia menyebutkan, harga motor itu adalah Rp32,35 juta. Sang pembeli lalu membayar sebagian dengan cara transfer dan mengatakan, kekurangannya akan dilunasi saat motor diantar ke rumah.

“Awal sudah transfer, customer ini tanya, sisa pembayarannya gimana? Kami kan biasanya sekalian mengirim sekaligus memberikan tagihan dan bisa dibayar di rumah,” katanya.

Pada sore harinya, pihak diler mengantarkan motor dengan menggunakan mobil. Sesampainya di tujuan, staf pemasaran memberikan tagihan kekurangan pembayaran. Tak disangka, pembeli tersebut membayar sisanya dengan uang koin.

“Dibayar uang koin yang dimasukkan ke dalam galon air mineral ukuran sedang. Ya kaget dan bingung karena enggak menyangka. Terus telepon pimpinan dan pimpinan mengatakan ‘ya sudah diterima saja’,” ujarnya.
“Customer ini juga menggaransi, kalau ada kekurangan setelah dihitung, akan langsung ditambahi,” lanjutnya.

Ari juga menegaskan bahwa pembeli tersebut tidak membayar total harga motor trail dengan uang koin seperti yang beredar di media sosial. Uang koin yang ada hanya untuk sisa pembayaran yang masih kurang sebesar lebih dari Rp14 juta.

“Saya ingin meluruskan sebenarnya enggak total Rp32 juta. Sudah transfer dulu, lalu sisa kakurangannya itu dibayar dengan uang koin,” katanya.

Menurut Ari, ini adalah pengalaman pertama untuk mereka. Diler akhirnya memutuskan untuk menerima pembayaran dengan uang koin untuk menghargai pembeli.

“Monggo silakan saja, kami juga ini kan melayani dan menghargai customer. Hanya, saja kami meminta kalau setelah dihitung ada kekurangan bagaimana. Ya saling percaya dan kami jamin tidak akan berbohong saat menghitungnya,” katanya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close