Ungkap Pelaku Narkoba di Internal, Kapolri: Jangan Main-main!

Ungkap Pelaku Narkoba di Internal, Kapolri: Jangan Main-main!

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Penangkapan Kapolsek Astana Anyar, Bandung, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, dan belasan anggota polsek tersebut dalam kasus dugaan penggunaan narkoba, menjadi bahan evaluasi bagi Polri.

Karena itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji memberikan reward atau penghargaan kepada jajarannya yang dapat mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan personel kepolisian.

Janji tersebut diutarakan Listyo melalui telegram Kapolri dengan nomor ST/331/II/HUK.7.1./2021 tertanggal 19 Februari 2021.

"Memberikan reward terhadap anggota yang berhasil ungkap jaringan narkoba yang melibatkan anggota/PNS Polri," tulis telegram yang ditandatangani Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, atas nama Kapolri, Jumat (19/2/2021).

Dalam surat Telegram itu, Listyo memberi peringatan kepada seluruh jajarannya agar tidak main-main dan terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Kapolri memerintahkan agar anggota yang menyimpang, mengedarkan, mengkonsumsi ataupun terlibat dalam jaringan organisasi narkoba diberi hukuman.

Hukuman juga berlaku bagi mereka yang memfasilitasi atau pun menyalahgunakan wewenang dan jabatannya dalam memberikan beking terhadap penyalahgunaan dan peredaran barang haram itu.

Dia menegaskan Polri tak akan memberikan toleransi terhadap setiap keterlibatan anggota Polri dalam kasus narkoba.

"Tindakan tegas berupa pemecatan dan pemidanaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ucapnya.

Dia pun meminta kepada setiap pimpinan Polda dan jajaran untuk mempercepat keputusan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terhadap personel yang sudah diputus dan mendapat rekomendasi tersebut dalam sidang.

Dari sisi pencegahan, Listyo juga meminta agar dilakukan deteksi dini dengan melakukan penyelidikan dan pemetaan anggota yang terindikasi terlibat dalam kasus narkoba.

Ke depannya, Kapolri meminta agar kegiatan tes urine dilakukan kepada seluruh anggota Polri di setiap wilayah. (Jo)