Ungkap Keburukan Victoria's Secret, Bridget Malcolm Buka-bukaan soal Ukuran Bra

Ungkap Keburukan Victoria's Secret, Bridget Malcolm Buka-bukaan soal Ukuran Bra
Us Weekly

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Mantan model Victoria's Secret Bridget Malcolm jadi viral setelah menyebut brand pakaian dalam tersebut 'berbahaya'. Dia pun menilai bahwa upaya mereka mengubah image brand menjadi lebih beragam dan memberdayakan adalah sebuah lelucon.

Selama bertahun-tahun, Victoria's Secret menghadapi kritik karena menampilkan model dengan figur yang kurus. Maka dari itu, baru-baru ini brand tersebut mengganti Victoria's Secret Angel dengan 'VS Collective' di mana para modelnya adalah atlet, aktivis, aktor sebagai brand ambassador terbaru.

Dalam video di TikTok dengan judul 'Sedikit terlambat Victoria's Secret', Bridget mengungkapkan bahwa betapa tidak sehat dan kurusnya dia saat berjalan di fashion show tahunan Victoria's Secret di 2016. Di video tersebut, model 29 tahun itu mengungkap ukuran bra dulu dan sekarang demi mengungkap keburukan Victoria's Secret.

"Aku menggunakan bra dari fashion show Victoria's Secret Ini adalah ukuran 30A, aku sekarang 34B yang sehat untukku," ungkap Bridget di video sanbil menggunakan bra lamanya.

Bridget menunjukkan betapa kecilnya ukuran tubuhnya saat itu dan dianggap kurang sehat. "Tampak kesdihan di balik mataku dari pertunjukkan 2016 menghancurkan hatiku," ucapnya lagi.

Bridget lebih lanjut menuduh bahwa Ed Razek, mantan chief marketing officer Victoria's Secret, menolaknya untuk berjalan di show 2017. Dia mengklaim bahwa Ed mengatakan tubuhnya tidak terlihat cukup baik ketika ukuran dadanya menjadi 30B.

Di akhir video, Bridget mengungkapkan bahwa pergantian persona brand Victoria's Secret saat ini adalah sebuah lelucon. Bridget yang merupakan model asal Australia itu memang vokal dalam mengkritik brand tersebut.

Bridget pertama kali berbicara tentang Victoria's Secret dan industri modeling pada tahun 2018 ketika dia secara terbuka membahas perjuangannya dengan gangguan makan yang membuat sistem pencernaan yang rusak dan kecemasan kronis. Sejak itu, sang model mengungkap telah berperang untuk mengungkap proses mencapai ukuran sampel dengan cara-cara yang tidak sehat.

Dalam video terbarunya di TikTok, dia mengklaim agennya diduga mendorongnya untuk menggunakan kokain, berhubungan seks dan terus mendorongnya untuk menurunkan berat badan saat dia masih di bawah umur. Pada akhirnya, Bridget menderita gangguan makan sampai PTSD, dan depresi, bahkan ketergantungan dengan alkohol dan narkoba sebelum ia berusia 18 tahun.