Pendidikan

UIN Sunan Kalijaga Belum Tentukan Sanksi bagi Mahasiswa Pelaku Aksi Anarkis

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta masih belum berhasil menemui para mahasiswanya yang ditanglap karena terlibat aksi rusuh saat peringatan Hari Buruh Internasional, Selasa (1/5/2018) lalu.

Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga, Dr. Phil. Sahiron. MA., Kamis (3/5/2018) di Yogyakarta mengatakan, informasi yang diterima kampus, saat ini ada tiga, empat atau lima atau enam mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ditangkap.

“Berapa tepatnya, kami juga belum mengetahui,” katanya.

Meski begitu, imbuh Sahiron, jajaran UIN Sunan Kalijaga aktif untuk mencari informasi ke Polisi. Di sisi lain, UIN Sunan Kalijaga juga tidak ingin mengganggu proses hukum yang sedang dijalankan.

Apakah UIN Sunan Kalijaga akan menjatuhkan sanksi kepada para mahasiswa yang terlibat aksi rusuh? Wakil Rektor mengaku masih belum sejauh itu. Karena, ujarnya, sampai saat ini belum ada pembahasan secara resmi yakni rapat. “Belum ada rapat yang membahas tentang sanksi. Pun belum ada pembahasan bantuan hukum dan pendampingan hukum,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sahiron mengemukakan, selama ini UIN Sunan Kalijaga memang sering terkena imbah adanya aksi-aksi yang diselenggarakan di pertigaan yang berada di depan kampus yang mengemban pengembangan Islam Nusantara ini.

Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa tidak semua aksi di tempat itu – pertigaan UIN – tidak semuanya dilakukan oleh mahasiswa UIN. (AF)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close