UEA Berdamai dengan Israel, Turki Ancam Putus Hubungan Diplomatik

UEA Berdamai dengan Israel, Turki Ancam Putus Hubungan Diplomatik

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengaku berencana menghentikan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab usai negara itu sepakat berdamai dengan Israel.

“Saya memberi perintah kepada Menteri Luar Negeri. Saya mengatakan kami dapat menangguhkan hubungan diplomatik dengan pemerintah Abu Dhabi atau menarik duta besar kami,” kata Erdogan kepada wartawan, Jumat (14/8) seperti dikutip dari AFP.

Dalam kesepakatan yang diumumkan pada Kamis (13/8), Israel berjanji menghentikan lebih jauh upaya aneksasi wilayah Palestina. Komitmen tersebut tertuang dalam perjanjian damai antara kedua negara yang ditengahi oleh Amerika Serikat.

Sebelum Turki, Palestina lebih dulu mengumumkan penarikan duta besarnya di UEA sebagai bentuk protes atas kesepakatan damai antara UEA dengan Israel. Erdogan merupakan pendukung Palestina yang sering mengkritik kebijakan Israel di Tepi Barat. Erdogan sebelumnya juga mengkritik rencana Israel mencaplok wilayah Tepi Barat.

“Sejarah tidak akan melupakan mereka yang mengkhianati rakyat Palestina dan perjuangan Palestina,” kata Juru Bicara Erdogan, Ibrahim Kalin, di Twitter, Jumat.

“Turki akan terus mendukung rakyat Palestina.”

Kementerian Luar Negeri Turki sebelumnya menyebut kesepakatan UEA-Israel sebagai pengkhianatan atas perjuangan Palestina. Hubungan antara UEA dan Turki sejak lama tegang dan semakin memburuk karena konflik di Libya di mana kedua negara mendukung pihak berlawanan.