Olahraga

Tyson Masih Mengerikan, Holyfield Bisa Hancur Lebur

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Dua legenda tinju dunia kelas berat Mike Tyson dan Evander Holyfield santer dikabarkan akan menggelar trilogi. Tyson dan Holyfiled baru-baru ini mengumumkan bakal kembali naik ring.

Awalnya Tyson mengumumkan bakal tampil di sebuah laga amal. Tak lama berselang, Holyfield mengungkapkan hal serupa.

Keduanya pun sudah menjalani persiapan dan memamerkan bentuk tubuhnya yang masih dipenuhi otot.

Banyak orang yang berpikir pertarungan Tyson kontra Holyfield ini akan seru. Pasalnya, pada masa jaya dulu, keduanya menampilkan pertarungan yang fantastis dan hingga kini masih dikenang. Dalam dua pertarungan di periode 90-an, Holyfield berhasil dua kali mempecundangi Tyson.

Namun kini, ceritanya dinilai akan berbeda. Hal tersebut diyakini oleh petinju asal Inggris, Dillian Whyte. Menurutnya, Tyson bisa membuat Holyfield hancur lebur dalam trilogi mereka.

Dillian Whyte bukan tanpa alasan. Dia merujuk pada aktivitas latihan yang dipamerkan kedua legenda itu. Menurut Dillian Whyte, Tyson masih sangat mengerikan, pukulannya juga tak jauh berubah, masih memiliki kekuatan dan kecepatan.

Sementara Holyfiled yang sudah berusia 57 tahun atau empat tahun lebih tua, dinilai sudah mulai lambat. Oleh karenanya, Whyte memprediksi, Tyson hanya perlu bersantai jika menghadapi Holyfield.

“Saya mengidolakan keduanya. Tapi, menurut saya Tyson hanya perlu bersantai, Evander Holyfield kini terlihat lebih buruk, dia lebih lambat. Mereka bertanding sengit, pertarungan mereka adalah duel kelas berat sejati,” kata Whyte, dikutip The Sun.

Meski demikian, Whyte tetap menilai selama ini bahwa Holyfield lebih memiliki nama besar di tinju dunia ketimbang Tyson.

“Saya pikir Evander Holyfield harus lebih tinggi dari Mike Tyson dalam catatan sejarah, ia telah melawan semua petinju hebat,” ucapnya.

“Sedangkan Mike Tyson tidak melawan semua petinju yang dihadapi Holyfield, ia hanya melawan Lennox Lewis dan itupun diakhirinya dengan kekalahan,” ungkapnya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close