Turun Rp 10.000, Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus, Landai ke Rp1,054 Juta

Turun Rp 10.000, Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus, Landai ke Rp1,054 Juta

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Harga emas lansiran PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam turun Rp1.000 dibanding sebelumnya Rp1,055 juta per gram. Kini emas antam berada di posisi Rp1,054 juta per gram pada Senin (10/8/2020).

Sementara, harga pembelian kembali (buyback) juga turun Rp1.000 per gram. Kalau sebelumnya di level Rp954 per gram, kini naik menjadi Rp963 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp557 ribu, 2 gram Rp2,05 juta, 3 gram Rp3,05 juta, 5 gram Rp5,05 juta, 10 gram Rp10,04 juta, 25 gram Rp24,98 juta, dan 50 gram Rp48,89 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp99,71 juta, 250 gram Rp249,01 juta, 500 gram Rp497,82 juta, dan 1 kilogram Rp995,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX, harga emas dibanderol US$2.042,3 per troy ons atau naik 0,71 persen. Sedangkan, harga emas di perdagangan spot turun 0,19 persen ke US$2.031,59 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan pergerakan harga emas dipengaruhi ketegangan AS-China.

Seperti diketahui, relasi kedua negara memanas berkaitan dengan berbagai isu mulai dari UU keamanan di Hong Kong, sengketa di Laut China Selatan, hingga rencana kunjungan AS ke Taiwan.

“Di akhir pekan lalu terjadi perkembangan ketegangan AS-China,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Selain itu, pasar juga mencermati deadlock (buntu) yang terjadi dalam pembahasan paket stimulus lanjutan AS senilai US$1 triliun. Pasar berharap stimulus jumbo itu bisa lolos sehingga mendorong ekonomi AS.

“Itu menjadi kekhawatiran pasar yang baru sehingga bisa mendorong penguatan emas ke level support US$2.020 hingga US$2.050 per troy ons,” imbuhnya.