Internasional

Turki Tangkap 2 Mata-mata yang Diduga Terkait Pembunuhan Khashoggi

ANKARA, SENAYANPOST.com – Dua orang pria yang dituduh sebagai mata-mata untuk Uni Emirat Arab (UEA) diamankan otoritas berwenang Turki. Keduanya sedang diselidiki apakah terkait dengan pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi atau tidak.

Kantor berita Anadolu yang dikelola negara setempat, mengutip sumber-sumber peradilan pada hari Jumat, menggambarkan kedua pria itu sebagai agen intelijen yang bekerja atas nama UEA.

Kedua pria tersebut telah dirujuk ke pengadilan dengan tuduhan spionase politik dan militer.

Media itu juga merilis gambar pengintaian secara jelas dari kedua pria itu ketika berada di jalan. Foto-foto mereka telah dirilis, yang dilaporkan diambil setelah penangkapan mereka pada hari Senin.

Reuters, mengutip seorang pejabat senior Turki, mengatakan salah satu dari dua pria itu telah tiba di Turki pada Oktober 2018, beberapa hari setelah Khashoggi dibunuh di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

Pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim itu mengatakan pria kedua tiba kemudian untuk membantu rekannya berbagi beban kerja.

Khashoggi, seorang jurnalis dan pengkritik Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dibunuh oleh “operasi nakal” intelijen Saudi. Pembunuhan itu memicu protes internasional.

CIA dan beberapa negara Barat percaya Putra Mahkota Saudi memerintahkan pembunuhan itu. Namun, para pejabat Riyadh membantah tuduhan tersebut.

“Kami sedang menyelidiki apakah kedatangan individu utama di Turki itu terkait dengan pembunuhan Jamal Khashoggi,” kata pejabat Turki itu kepada Reuters, yang dilansir Sabtu (20/4/2019).

“Ada kemungkinan bahwa ada upaya untuk mengumpulkan informasi tentang orang Arab, termasuk pembangkang politik, yang tinggal di Turki.”

Masih menurut pejabat Turki, kedua pria yang ditangkap telah mengaku merekrut dan membayar informan.

Aparat setempat juga menyita komputer yang dienkripsi di tempat yang digambarkan pejabat tersebut sebagai pangkalan cincin mata-mata di Istanbul.

Surat kabar pro-pemerintah, Sabah, mengatakan kedua pria itu telah menghubungi sejumlah orang di Istanbul, Ankara, Izmir dan Diyarbakir. Salah satunya dilaporkan telah melakukan kontak telepon dengan seseorang yang terkait dengan kasus Khashoggi.

Kementerian Dalam Negeri Turki menolak mengomentari laporan penangkapan. Sekadar diketahui, UEA adalah sekutu dekat Arab Saudi.

Sejauh ini Saudi telah mendakwa 11 orang terkait pembunuhan Khashoggi dan lima orang di antaranya terancam hukuman mati. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close