Turki Dakwa 6 Warga Arab Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Turki Dakwa 6 Warga Arab Terlibat Pembunuhan Khashoggi
Jamal Khashoggi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pengadilan Turki mendakwa enam warga Arab Saudi yang diduga terlibat dalam pembunuhan Jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi pada 2018 lalu.

Kantor berita Anadolu melaporkan Jaksa Istanbul menuntut hukuman seumur hidup kepada dua tersangka dan lima tahun penjara kepada empat tersangka lainnya.

Melansir AFP, enam tersangka didakwa hanya beberapa hari menjelang peringatan dua tahun kematian Khashoggi. Mereka tidak berada di Turki dan harus diadili secara in absentia.

Dalam kasus terpisah yang diluncurkan pada Juli, pengadilan Istanbul mulai mengadili 20 warga Arab Saudi lainnya secara in absentia atas pembunuhan tersebut, termasuk dua mantan asisten pangeran Arab Saudi.

Jaksa mengklaim wakil kepala intelijen Arab Saudi, Ahmed al-ASsiri dan Raja Media Pengadilan Kerjaaan, Saud al-Qahtani memimpin operasi tersebut dan memberi perintah kepada tim eksekutor.

Khashoggi tewas dalam kondisi tubuh termutilasi di kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 OKtober 2018. Kasus itu mencoreng reputasi Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Saat kejadian, Khashoggi masuk ke dalam konsulat untuk mengambil dokumen pernikahan dengan tunangannya, wanita asal Turki, Hatice Cengiz.

Menurut pejabat Turki, Khashoggi dicekik di konsulat dan tubuhnya dipotong-potong oleh pasukan Arab Saudi yang terdiri dari 15 orang. Hingga kini, jenazahnya belum ditemukan.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan perintah untuk membunuh Khashoggi datang dari "tingkat tertinggi" pemerintah Arab Saudi, tapi ia tidak pernah secara langsung menyalahkan MBS.

Pada September, pengadilan Arab Saudi membatalkan lima hukuman mati yang dikeluarkan setelah persidangan tertutup di Arab Saudi yang berakhir tahun lalu. Alih-alih hukuman mati, pengadilan justru menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada mereka.