Kriminal

Tragis, Bayi 1,5 Tahun Meninggal Dianiaya Ibu Kandung Sendiri

KARAWANG, SENAYANPOST.com – Bayi bernama Calista akhirnya tutup usia di RSUD Karawang. Bayi perempuan usia 1,5 tahun itu meninggal usai beberapa hari mengalami koma akibat dianiaya ibu kandung, Sinta (27 tahun).

“Ya betul (Calista meninggal), tadi sekitar pukul 09.55 WIB,” ujar Kapolres Kerawang, AKBP Hendy F Kurniawan, Minggu (25/3/2018).

Kondisi yang terus menurun menyebabkan bayi Calista tak tertolong. Selama masa perawatan, bayi Calista memang menggunakan alat bantu pernapasan.

Sebelumnya, Sinta yang merupakan seorang ibu berusia 27 tahun tega menganiaya anak kandungnya bernama Calista yang masih berusia 1,5 tahun hingga mengalami koma. Penganiayaan ini terjadi di Kampung Lolik, RT 002/012, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Karawang.

Hendy mengatakan, sang ibu melakukan penganiayaan terhadap bayinya sejak Februari hingga Maret 2018.

“Diduga korban dianiaya oleh tersangka (ibu korban) berupa pukulan dan cubitan di tangan, kaki, kepala dan punggung korban secara berkelanjutan,” lanjut Hendy.

Terakhir, tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban dengan mendorong hingga korban terjatuh dan kepala korban bagian belakang membentur rak piring.

“Kemudian satu hari setelah itu korban mengalami kejang-kejang dan kondisi terakhir korban mengalami koma atau tidak sadarkan diri. Sampai saat ini korban dirawat di RSUD Karawang,” ujarnya.

Usai mendapatkan laporan tersebut pada 19 Maret lalu, polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan menangkap ibu korban. Dari pemeriksaan sementara, tersangka melakukan penganiayaan karena masalah ekonomi.

“Karena ekonomi. Mudah melampiaskan emosi dan kekesalan terhadap bayinya,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 (2) dan (4) UU RI Nomor 17/2016 tentang Perlindungan Anak ancaman hukuman 5 tahun penjara dan Pasal 351 (2) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan luka berat ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Karena korban adalah anak masih di bawah umur maka bisa ditambah sepertiga lamanya kurungan penjara,” ujarnya.

Dimakamkan

Jenazah Calista, setelah koma selama 15 hari akibat dianiaya ibu kandungnya sendiri, dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Sirna Raga Jatirasi, Kampung Jatirasa Barat, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (25/3/2018).

Di tengah guyuran hujan deras, seusai dimandikan dan disalatkan, jenazah Calista digendong Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan menuju ke tempat pemakaman umum tak jauh dari rumah kakek Calista.

Ratusan warga, keluarga dan kerabat Calista pun ikut mengantar jenazah Calista ke tempat peristirahatannya yang terakhir.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close