Tolak UU Ciptaker, Hari Ini Mahasiswa di Bandung Kembali Gelar Aksi

Tolak UU Ciptaker, Hari Ini Mahasiswa di Bandung Kembali Gelar Aksi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Mahasiswa di Bandung yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung (PRMB) kembali menggelar aksi penolakan terhadap pengesahan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di depan DPRD Jawa Barat, Kamis (11/10/2020).

Menurut juru bicara poros mahasiswa, Ilyas, aksi mulai dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Aksi ini, menurutnya, sebagai bentuk konsistensi mereka  mendesak dan mengawal penolakan UU Cipta Kerja tersebut.

Dia mengatakan pada aksi kali ini akan diikuti ratusan mahasiswa. Atas seruan aksi ini, poros mahasiswa tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan jaga jarak.

Adapun PRMB dalam pernyataan sikapnya menyampaikan lima poin. Pertama, Omnibus Law UU Cipta Kerja telah mengabaikan prinsip demokrasi karena menutup pintu partisipasi publik dalam pembahasannya.

Kedua, Omnibus Law adalah produk hukum yang inkonstitusional dan mencederai prinsip trias politica. Ketiga, omnibus law UU Cipta Kerja bukan solusi meningkatkan ekonomi karena hanya untuk kepentingan golongan tertentu, dan merupakan karpet merah untuk investor dengan dalih pertumbuhan ekonomi.

Keempat, UU Cipta Kerja merupakan produk dari kapitalisme, yang berdampak menciptakan kerugian ekonomi kerakyatan, eksploitasi lahan dan perampasan ruang rakyat agar praktek monopoli ekonomi berkembang di negeri ini. Kelima, Ominbus Law UU Cipta Kerja merupakan perbudakan modern, karena mengurangi hak-hak pekerja.

Dalam aksi massa ini, PRMB juga menyampaikan tuntutan pada pemerintah untuk menciptakan iklim investasi dengan memperhatikan aspek-aspek kelestarian lingkungan. Serta mengedepankan hak-hak pekerja dan wujudkan keadilan bagi para pekerja seadil-adilnya. (Jo)