Tolak Omnibus Law, Bupati Bandung Barat Ikut Demo Buruh

Tolak Omnibus Law, Bupati Bandung Barat Ikut Demo Buruh
Foto: pikiran rakyat

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Bupati Bandung Barat Aa Umbara turun langsung bergabung bersama massa aksi buruh yang menggelar demonstrasi tolak Omnibus Law Cipta Kerja. Ia bahkan sampai naik ke atas mobil komando.

Kehadiran Aa Umbara di tengah massa aksi terjadi pada Rabu (7/10/2020) lalu. Politikus Partai Nasdem itu dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @aa.umbara menegaskan sikap Pemkab Bandung Barat dan DPRD Bandung Barat menolak UU Cipta Kerja.

"Kemarin bapak bersama ketua DPRD, anggota Komisi IV 4 Ketenagakerjaan, Pak Kapolres dan Kepala Disnakertrans Bandung Barat turun langsung menemui seluruh serikat buruh yang turun ke jalan se-Bandung Barat yang menyampaikan aspirasinya tentang penolakan UU Cipta Kerja yang dirasa tidak berpihak kepada kawan-kawan buruh di Bandung Barat," tutur Umbara dalam keterangan unggahan di Instagram pribadinya.

"Sikap bapak sebagai Bupati Kabupaten Bandung Barat dan kawan kawan di DPRD tetap dan tidak berubah dari awal yaitu MENOLAK UU Cipta Kerja, bahkan kami Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat bersama DPRD Bandung Barat juga sudah bersurat, merekomendasikan apa yang menjadi aspirasi buruh Bandung Barat ke kawan-kawan yang ada di pusat karena UU ini adalah kewenangan pusat," ujarnya.

Umbara menuturkan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan DPRD Bandung Barat berkomitmen untuk memperhatikan dan menyejahterakan buruh. Menurutnya, kawan-kawan buruh  salah satu elemen penting masyarakat yang berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Bandung Barat.

Ia juga menyinggung keseriusan Pemkab Bandung Barat terkait kesejahteraan buruh yaitu program rumah murah untuk buruh sekaligus jemputan gratis ei klaster-klaster perumahan murah untuk para buruh.

"Doakan semoga prosesnya berjalan lancar dan bisa cepat terealisasi agar para buruh di Bandung Barat taraf hidupnya lebih baik lagi dan menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri," katanya, seperti dikutip CNN Indonesia. (Jo)