Lintas Daerah

TNI-Polri Terus Maksimalkan Pencegahan dan Pemadaman Karhutla di Sumsel

PALEMBANG, SENAYANPOST.com – Agar tidak timbul kabut asap di Provinsi Sumatera Selatan, jajaran Korem 044/Garuda Dempo dan Polda Sumsel terus berupaya memaksimalkan pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan, kebun dan lahan.

“Danrem 044/Garuda Dempo, Kolonel (Inf) Iman Budiman, yang juga sebagai Dansatgas kebakaran hutan, kebun dan lahan itu rutin melaksanakan peninjauan untuk memantau perkembangan titik api,” ujar Kapenrem 044/Garuda Dempo, Mayor (Info) Aris Barunawan, di Palembang, Minggu (7/10/2018).

Menurutnya, bukan itu saja, Danrem sekaligus membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan bila terjadi, seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin lalu. Danrem 044/Gapo yang didampingi Dandim 0430/Banyuasin, Letkol (Arh) Alfian Amran, Danramil 430-03/Mariana, Kapten (Kav) Suherman, dengan menggunakan kendaraan darat dalam memadamkan titik api tersebut.

Untuk memadamkan kebakaran, Dansatgas langsung mengambil tindakan mengerahkan Sub Satgas Darat dengan personel perkuatan dari Yonif 141/AYJP sebanyak 30 orang, Babinsa Kodim 0430/Banyuasin dan personel dari BPBD, Manggala Agni serta masyarakat peduli api di wilayah Banyuasin.

Selain itu, Sub Satgas Udara juga mengerahkan helikopter untuk melakukan bom air di tempat yang sulit dijangkau dari darat. Pencegahan tersebut karena kabut asap dua hari terakhir sudah mulai terasa terutama di Kota Palembang. Karenanya pencegahan secara maksimal penting agar tidak terjadi kabut asap yang lebih pekat.

Memang, lanjut dia, titik api di wilayah Banyuasin khususnya sudah mengalami penurunan setelah dilakukan patroli dan pemadaman secara terpadu dan terus melakukan sosialisasi akibat bencana kebakaran kepada masyarakat.

Dalam penanganan Karhutbunla ini, satgas telah melakukan pemetakan lokasi rawan dan sangat rawan terbakar, seperti di wilayah Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin dan di wilayah Banyuasini, kata dia. Selain pencegahan kebakaran hutan dan lahan, tim sub satgas penegakan hukum juga memaksimalkan pemantauan dan tindakan.

Sementara itu, jajaran Polda Sumatera Selatan terus memantau perkembangan titik api untuk mencegah supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerah yang banyak terdapat lahan gambut tersebut. “Pemantauan titik terus dilakukan terutama di daerah rawan terbakar sekaligus bila timbul dilaksanakan pemadaman,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain.

Ia mengatakan, pihaknya salah satu tim dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Bukan saja di sisi penegakan hukum, tetapi juga termasuk tim dalam satuan tugas pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pencegahan, seperti melaksanakan patroli untuk melihat perkembangan titik api.

Menurut dia, memang pencegahan penting mengingat lahan hutan dan gambut di daerah ini masih sangat luas. Apalagi, lahan gambut bila terbakar sulit untuk dipadamkan sehingga cegah dini lebih utamakan.

Seperti beberapa waktu lalu terjadi kebakaran lahan di sekitar jalan Tol Palembang-Indralaya. Akibat kebakaran tersebut asap sudah mulai timbul terutama pada pagi hari. Sehubungan itu, pihaknya melakukan pencegahan melalui pemadaman bila titik api timbul. Sementara untuk bom air melalui heli sekarang ini terus dilakukan dalam pencegahan supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close