Nasional

TNI Bagian Integral dari Rakyat

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Pusat Komunikasi dan Publik Kemhan, Brigjen TNI Totok Sugiharto, sejarah terbentuknya TNI sangat berbeda dengan sejarah tentara di negara-negara lain.

“TNI lahir bersamaan dengan lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Totok Sugiharto, dalam siaran persnya, Kamis (21/2/2019).

Sehingga dari awal berdirinya TNI, lanjutnya, sudah jelas bahwa TNI adalah bagian integral dari rakyat dan kekuatan TNI adalah seluruh rakyat Indonesia tanpa melihat apapun latar belakangnya.

Menyikapi kondisi saat ini baik di internal maupun eksternal TNI yang mengalami berbagai dinamika permasalahan, maka berbagai pernyataan dari pendiri dan pandangan dari para Sesepuh TNI terkait dengan konsep “Kembali Ke Jati Diri TNI” diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pemikiran kritis kepada generasi penerus TNI untuk direnungkan dan dikaji secara holistik dan kompehensif.

“Hal ini agar TNI tetap menjadi alat negara yang memegang teguh jati dirinya dan memiliki tugas pokok sebagai penjaga kedaulatan, keutuhan dan keselamatan bangsa dan negara Indonesia,” kata Totok.

Penjelasan Totok ini saat berlangsungnya simposium yang bertajuk “Kembali Ke Jati Diri TNI” yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Simposium ini dihadiri mantan Wakil Presiden Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Ketua Umum PEPABRI Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Ketua Umum PPAD Letjen TNI Kiki Syahnakri, Ketua Umum PPAL Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi dan Ketua Umum PPAU Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close