TNI AD Gelontorkan Rp778 Juta untuk Ganti Rugi Korban Penyerangan Polsek Ciracas

TNI AD Gelontorkan Rp778 Juta untuk Ganti Rugi Korban Penyerangan Polsek Ciracas
Kondisi mobil yang rusak akibat penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, (29/8).

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Hingga 15 September, TNI AD tercatat telah menggelontorkan dana sekitar Rp700 juta untuk ganti rugi korban penyerangan Mapolsek Ciracas dan warga di sepanjang Jalan Raya Bogor tersebut.  

"Ganti rugi per-15 september sejumlah, Rp 778.407.000,00. Yang terakhir santunan pada 12 September diberikan langsung oleh KSAD kepada saudara Muhammad Husni Maulana yakni sopir dari ANTV," kata Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurahman, pada konferensi pers di Mapuspomad, Rabu (16/9/2020).  

Dudung juga menjelaskan, terkait ganti rugi pihaknya sudah tidak mendapat tambahan pengaduan lagi. 

Sehingga total menjadi 23 orang korban penganiayaan, 109 mengalami kerugian materiil, dan 13 orang mengalami kerugian materiil dan penganiayaan.  

Masih ada 2 korban, yakni Bripda D dan Bripka T, yang masih dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Biaya medis belum dialokasikan untuk kedua korban ini, pasalnya keduanya masih menjalani perawatan.  

"Tuan D dan Tuan T akan diberikan santunan setelah selesai rawat di RSPAD, biaya perawatan ini masih berjalan belum bisa dihitung, dan akan ditangani pihak RSPAD," ucap Dudung.