Nasional

Tjahjo: Pemangkasan Eselon III dan IV Demi Wujudkan Birokrasi Profesional

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo mengatakan pemangkasan eselon III dan IV bertujuan mewujudkan pemerintahan yang profesional, cepat, dan baik untuk iklim investasi.
Tjahjo mengakui perampingan jabatan PNS menjadi salah satu agenda Presiden Jokowi dalam periode keduanya dan langkah itu merupakan bagian dari keputusan politik.
Hal tersebut diucapkan Tjahjo saat rapat bersama Komisi II DPR di Jakarta, Senin (18/11/2019).
“Ini dalam rangka untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang profesional, sistem pemerintahan yang cepat melayani masyarakat, sistem pemerintahan yang cepat memberikan izin kepada lapisan masyarakat,” kata Tjahjo di gedung DPR. 
Tjahjo awalnya diberi pertanyaan anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Cornelis terkait keputusan Jokowi menunjuknya sebagai Menteri PAN RB. Dia mempertanyakan apakah di bawah Kementerian PAN RB di bawah Tjahjo Kumolo yang merupakan politikus PDIP akan membawa dampak untuk PDIP di 2024.
“Kenapa presiden kasih orang PDIP jadi Menpan, sedangkan ini penyakit besar ini Pak? Kalah-kalah nanti kami pemilu 2024 ini bisa kalah ini, karena eselon tiga, eselon empat disembeleh (dipotong) semua, sedangkan di lapangan politik birokrasi ini sangat menentukan, mati kita. Kenapa enggak dikasih ke partai lain aja?” tutur Cornelis di ruang sidang Komisi II DPR.
Tjahjo menjawab keputusan politik pemangkasan eselon pasti akan ada dampaknya. Namun, kata dia, keputusan tersebut tak lain demi kepentingan bangsa agar birokrasi semakin profesional.
“Ini harus semakin profesional sesuai fungsi dan jabatan. Apa pun yang diambil pemerintah adalah keputusan politik. Segala risiko ya itu risiko politik, tapi ini kan risiko politik untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Tjahjo.
Meski ada pemangkasan eselon, dia menegaskan, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan ASN.
“Saya kira semua sama dan kita terus ingin meningkatkan kesejahteraan ASN ada 4 juta loh di negara yang besar ini dari 263 juta, 4 juta adalah ASN,” imbuhnya.
KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close