Tipu Wanita Kenalan di Facebook, Polisi Gadungan Ditangkap Polisi Asli

Tipu Wanita Kenalan di Facebook, Polisi Gadungan Ditangkap Polisi Asli
2 Polisi Gadungan Ditangkap (foto Akhmad Sadad-SP)

LAMPUNG, SENAYANPOST.com - Tim gabungan Sat Reskrim Polres Lampung Utara, Provinsi Lampung dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meringkus 2 pelaku kejahatan penipuan terhadap kenalannya di Facebook.

Kedua pelaku yakni IR (24) warga Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan (pelaku Utama) mengaku sebagai anggota Kepolisian, dan HR (24) warga Desa Bandarputih, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, sebagai pemilik buku tabungan yang dipinjam oleh pelaku IR untuk menjalankan aksinya.

"Tim gabungan melakukan penangkapan kedua pelaku di kediamannya,” ujar Kapolres Lampung Utara, AKBP Bambang Yudho Martono, melalui Kasat Reskrim, AKP Gigih Andri Putranto, di Kotabumi, Lampung, Jumat (11/9/2020).

Ia menjelaskan, kedua pelaku diamankan berdasarkan Laporan polisi: LP/B/0499/ IX /2020 / DIY /SPKT tanggal 02 September 2020. Kemudian, Team Cyber Polda Daerah Istimewa Yogyakarta yang dipimpin Panit I Ipda Gertus melakukan penyidikan.

Mengetahui keberadaan pelaku berada di Lampung Utara selanjutnya melakukan koordinasi dengan Sat Reskrim Polres Lampung Utara. Pada Rabu, 9 September 2020 tim gabungan melakukan penangkapan kedua pelaku. 

Modus yang dilakukan pelaku IR, berkenalan dengan korban EA (49) yang bekerja sebagai ASN di Polda DIY, Warga Dusun Donokerto Tuti Sleman Jogyakarta itu melalui Facebook (FB).

Ia berpura-pura sebagai anggota Polri bernama Iptu Putu Gede Caka, status keluarga duda cerai dan juga mengatakan bahwa bulan desember 2019 anaknya meninggal dunia. Cara ini dilakukanya untuk memperdaya korban dan pelaku berjanji bersedia untuk menikahi korban. 

Setelah terjalin hubungan dan seringnya berkomunikasi melalui FB dengan korban, pelaku mulai meminta kiriman uang dan korban pun menyanggupinya. Tanggal 20 Desember 2019, korban mentransfer uang kepada pelaku IR sejumlah Rp300 juta melalui rekening BRI. 

Sesudah menerima transfer uang dari korban sejak itu pelaku menghilang tidak pernah menepati janjinya untuk menikahi korban, hingga akhirnya korban melapor ke Polisi.

Karena laporan dan TKP ditangani oleh pihak Polda DIY maka kedua pelaku dibawa ke Polda DIY untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. (WS)