Politik

Tes Corona Duluan, DPR Diniai Lukai Hati Rakyat

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Seluruh anggota DPR dan keluarga pekan ini akan menjalani tes virus Corona. Namun DPR dinilai egois karena tidak mendahulukan rakyat sehingga yang mereka wakilkan ini terlukai.

Pendiri dan ekonom INDEF, Didik J. Rachbini, menyebut DPR tidak melihat dengan jernih kepentingan rakyat terkait tes virus Corona ini. Didik mengaku tak habis pikir dengan langkah ini.

“Apa gerangan yang terjadi pada pimpinan dan anggota Dewan sehingga tega melukai perasaan rakyat, yang sedang mengalami kesusahan berat pada saat ini. Sebenarnya fasilitas itu tidak seberapa, tidak mahal, tetapi pelajaran moralnya sangat mahal, bersamaan dengan komunikasi yang buruk ke publik,” kata Didik dalam keterangannya, Senin (23/3/2020).

“Semestinya, diam tidak memberikan tontonan yang menyakiti hati rakyat, jika tidak bisa berbuat untuk rakyat. Komunikasi DPR ke publik bukan hanya harus diperbaiki, tetapi humas yang ada sekarang harus dibekukan sama sekali dan diganti profesional,” imbuh Didik.

Didik menyebut kesusahan rakyat dan dampak ekonomi yang luar biasa berat sama sekali tidak dipertimbangkan dalam mengkomunikasikan fasilitas tes Corona untuk anggota DPR dan keluarganya. DPR disebutnya dengan ringan hati menyiarkan fasilitas istimewa para pimpinan dan anggota.

“Ini sungguh merupakan pelanggaran etika politik, yang sangat tidak terhormat bagi pimpinan dan anggota DPR,” sebut Didik.

Didik menilai ada aspek teknis di dalam publikasi yang menurutnya tidak patut ini, yakni kenaifan dan kelemahan dari humas DPR, sekjen DPR dan aparatnya. Materi komunikasi itu dinilainya buruk untuk DPR.

“Dan jika terpublikasi akan melukai rakyat. Kenaifan ini sudah terjadi berkali-kali dan bertahun-tahun sehingga Humas DPR perlu dibubarkan diganti profesional yang dibayar, bukan pegawai yang tidak bermutu,” tuding Didik.

Tegas Didik menyebut bahwa wakil rakyat harus mendahulukan rakyat. Program tes Corona untuk DPR dan anggota keluarganya menurut dia harus dibatalkan karena telah melukai hati rakyat dan menciptakan ketidakpercayaan publik kepada lembaga negara.

“Para anggota yang masih memiliki hati sebaiknya tidak ikut program tersebut. Inisiatif individu keluarga saja tidak perlu mempertontonkan fasilitas istimewa untuk wakil rakyat ketika duka rakyat begitu mendalam,” sebut Didik.

Dia mengatakan, untuk membalas luka hati rakyat, DPR seharusnya bekerja keras mengalokasikan anggaran untuk rakyat. Ketika terjadi penurunan ketahanan ekonomi golongan bawah, BLT, kata Didik, harus diturunkan dengan kewenangan anggaran DPR bersama pemerintah.

“Ribuan item dapat dengan mudah dialihkan di dalam anggaran jika kepentingan pribadi dan kelompok dihilangkan karena DPR mempunyai kewenangan yang kuat. Tetapi tidak terdengar suara pimpinan DPR, inisiatif itu nihil selama ini, bahkan membuat blunder tontonan keistimewaan fasilitas, yang menyakiti hati rakyat,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, tes virus Corona akan dilakukan di aula kompleks rumah dinas anggota DPR di Kalibata dan Ulujami, Jakarta Selatan, dan akan dilakukan secara bergantian. Tes tersebut rencananya digelar pekan ini.

“Jumlah anggota Dewan 575. Kalau kali 4 saja rata-rata sekitar di atas 2.000 keseluruhan, dengan pembantu dan driver barangkali,” kata Sekjen DPR Indra Iskandar kepada wartawan, Senin (23/3).

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close