Hukum

Tersiram Air Panas, Penumpang Gugat Garuda Indonesia Rp11,25 Miliar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – B.R.A. Koosmariam Djatikusumo menggugat PT Garuda Indonesia sebesar Rp11,25 miliar.

Gugatan dilayangkan Koosmariam lantaran saat sedang melakukan perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Blimbingsari Banyuwangi harus menahan sakit selama sejam karena tersiram air panas oleh pramugari Garuda Indonesia.

Sebanyak dua gelas air panas yang ditumpahkan pada tubuhnya membuat yang bersangkutan mengalami cacat tetap.

Terlebih saat berada dalam pesawat pihak maskapai tidak memberikan tindakan medis berupa obat-obatan yang memadai.

“Iya baru saja hari ini, Rabu (11/4) didaftarkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 215/PDT.G/2018/PN.JKT.PST, atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan Garuda,” kata David Tobing, kuasa hukum Kosmariam.

Dari gugatan itu, David menjelaskan agar pihak maskapai Garuda Indonesia bisa bertanggung jawab terhadap setiap kerugian yang dialami kliennya. Hal ini karena merupakan kesalahan dari pramugari yang saat itu sedang menjalanakan tugasnya.

“Dalam petitum gugatan, kami meminta kepada Garuda Indonesia untuk memberikan ganti rugi kepada klien kami berupa ganti rugi materiil sebesar Rp1.250.000.000,- (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) dan ganti rugi immateriil sebesar Rp10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah),” kata David dalam keterangan yang diterima, Rabu (11/4).

Karena insiden tersebut, David menegaskan Maskapai Garuda Indonesia telah mengabaikan hak-hak penumpang. Terlebih selama sebulan pasca insiden itu terjadi, pihak Garuda tak pernah menunjukkan sikap untuk bertanggung jawab.

“Garuda Indonesia telah mengabaikan hak-hak penumpang atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bahkan penggugat selama 1,5 bulan tidak pernah lagi dihubungi oleh Garuda Indonesia,” jelasnya.

Tindakan tersebut menurutnya jauh berbeda dengan penghargaan yang sering diterima Garuda Indonesia sebagai maskapai terbesar dan terbaik di Indonesia.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close