Hukum

Tersangka Hoaks Papua Tri Susanti Mangkir Pemeriksaan Polisi

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Tri Susanti, tersangka penyebar ujaran kebencian dan berita bohong insiden penggrebekan Asrama Mahasiswa Papua, tak memenuhi panggilan penyidik Polda Jawa Timur.

Kuasa hukum Tri Susanti, Sahid, mengatakan Susi batal hadir lantaran tengah sakit. Susi harus beristirahat lebih lama sebab kelelahan.

“Jadi hari ini Bu Susi badannya kurang fit, kurang sehat karena kelelahan, kurang istirahat. Kita tunda (datang), nanti minta waktu, konfirmasi dulu ke penyidik,” kata Sahid di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (30/8/2019).

Sahid juga memastikan kliennya telah berobat.

Dia mengatakan, Susi berencana memenuhi panggilan penyidik pada minggu depan setelah badannya sehat kembali.

“Hari Senin atau Selasa (hadir). Nanti konfirmasi ke penyidik kapan panggil lagi yang bersangkutan,” ujarnya.

Tri Susanti ditetapkan sebagai tersangka penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong saat insiden penggrebekan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya 16 Agustus 2019. Insiden di Surabaya kemudian menyulut kerusuhan di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat.

Susi dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 45 A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 4 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Rasis dan Etnis dan atau Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan atau ayat 2 dan atau Pasal 15 tentang peraturan hukum pidana.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close