Internasional

Terpidana Mati Ini Minta Dieksekusi Pakai Kursi Listrik

NASHVILLE, SENAYANPOST.com – Seorang terpidana mati di Amerika Serikat ini dalam beberapa hari lagi akan menghadapi eksekusi. Dia mengajukan permohonan terakhir agar dieksekusi dengan menggunakan kursi listrik.

Seperti dikutip dari The Independent, Rabu, Edmund Zagorski mengajukan permohonan itu sebelum Mahkamah Agung Tennessee memutuskan protokol suntik mati dengan tiga jenis obat sudah legal.

Keputusan ini semakin memuluskan eksekusi hukuman mati Zagorski yang rencananya digelar pada Kamis (11/10/2018).

Para pakar mengatakan, metode eksekusi yang diminta Zagorski mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa bagi terpidana sebelum akhirnya tewas.

Sementara, para terpidana mati juga meminta eksekusi dengan menggunakan kursi listrik harus dilarang di bawah amandemen kedelapan konstitusi AS yang melarang hukuman kejam dan tak lazim.

Meski demikian, Kelley Henry, pengacara publik yang mengajukan penghapusan hukuman kursi listrik mewakili 32 terpidana termasuk Zagorski, mengatakan bahwa kliennya kini meminta dihukum menggunakan kursi listrik.

“Dihadapkan pada dua pilihan metode eksekusi yang inkonstitusional, tuan Zagorski mengatakan jika eksekusinya dipercepat maka dia yakin kursi listrik adalah cara yang lebih baik,” kata Kelley.

“Kondisi tercekik dan rasa terbakar karena bahan kimia selama 10-18 menit amat tak terbayangkan deritanya,” tambah Kelley.

Di negara bagian Tennessee, para terpidana mati yang sudah divonis sebelum 1999 bisa memilih cara mereka dieksekusi.

Negara bagian menyediakan dua cara eksekusi yaitu suntikan maut atau kursi listrik.

Zagorski dijatuhi vonis hukuman mati pada 1984 setelah terbukti membunuh dua orang pria dalam sebuah transaksi obat terlarang setahun sebelumnya.

Jaksa mengatakan, Zagorski menembak John Dotson dan Jimmy Porter lalu menyembelih mereka dalam proses transaksi mariyuana yang gagal itu.

Pada Agustus lalu, negara bagian Tennessee menggelar eksekusi hukuman mati pertamanya sejak hampir satu dekade terakhir.

Tennessee adalah satu dari sembilan negara bagian AS yang masih mengizinkan eksekusi mati dengan kursi listrik.

Menurut data Pusat Informasi Hukuman Mati (DPIC) selama 18 tahun terakhir hanya 14 dari 871 terpidana mati di AS menjalani eksekusi dengan menggunakan kursi listrik.

Terakhir kali eksekusi hukuman mati dengan menggunakan kursi listrik dilakukan adalah di negara bagian Virginia pada Januari 2013. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close