Ternyata, Dwi Hartanto Pernah Palsukan Tanda Tangan Pegawai Akprind Jogya

10:40
194
YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com - Kebohongan Dwi Hartanto yang digadang-gadang sebagai “The Next Habibie” telah terkuak dan menjadi viral di dunia maya. Perbuat

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Kebohongan Dwi Hartanto yang digadang-gadang sebagai “The Next Habibie” telah terkuak dan menjadi viral di dunia maya. Perbuatan Dwi juga menimbulkan kekecewaan di kalangan kampus Institut Sains dan Teknologi Akademi Perindustrian (IST Akprind) Jogja yang merupakan almamaternya.

Ternyata, kebohongan yang diungkapkan Dwi ke publik belum lama ini bukan yang pertama. IST Akprind Jogja menemukan rekam jejak Dwi pernah memalsukan tandatangan pegawai untuk melengkapi berkas pendaftaran beasiswa S-2 di UGM. Tetapi, pihak kampus memilih damai atas kasus tersebut.

Disebutkan, Dwi Hartanto pernah memalsukan tandatangan salah satu karyawan Akprind kurun waktu 2006 atau 2007 silam. Ketika itu, Dwi ingin mendaftar S2 UGM melalui jalur beasiswa. Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, Dwi seolah-olah menjadi dosen Akprind padahal sama sekali tidak pernah menjadi dosen Akprind.

Agar ia seakan tercatat sebagai dosen Akprind, Dwi memalsukan tanda tangan salah satu karyawan di dalam surat yang menerangkan dirinya dosen Akprind.

“Dia kan nggak dosen, jadi kemudian ya semacam ngaku dosen, dokumen untuk S2, mau mencari beasiswa,” terang Amir Hamzah, Rektor IST Akprind Jogja.

Meski demikian, Amir tidak bisa menunjukkan data detail namun ia memastikan, kasus pemalsuan tandatangan itu benar adanya. Karena Kopertis Wilayah V DIY juga turut memantau mengingat proses pendaftaran beasiswa itu juga melalui rekomendasi Kopertis.

Hanya saja, ketika itu Akprind tidak memberikan hukuman apapun, justru memaafkan Dwi dan melepaskannya begitu saja. Pihak kampus baru mendapatkan informasi tentang Dwi setelah viral di medsos sebagai “The Next Habibie” di bidang aeronautika.

“Persoalan itu sudah selesai. Jadi ya istilahnya waktu itu ada problem seperti anak nakal, tidak kena hukum. Kami memandang seperti memalsu absen tandatangan saja,” ujar dia.

Minta Maaf pada BJ Habibie

Pihak IST Akprind bahkan berencana meminta maaf kepada mantan Presiden RI BJ Habibie.

BJ Habibie sebelumnya mengakui pernah bertemu Dwi Hartanto pada awal Desember 2016 lalu. Namun, Habibie menepis keterangan Dwi Hartanto yang mengaku kepada media bahwa pertemuan itu datang atas permintaan Habibie. Belakangan Dwi Hartanto memang mengaku dia berbohong.

Comments

comments