FeaturesKriminalNasional

Terlibat Narkoba, 6 Mahasiswa Unila Lampung Diciduk Polisi

BANDARLAMPUNG (SenayanPost.Com) – Kepolisian Daerah Lampung menyidik 6 mahasiswa dan seorang petugas parkir yang ditangkap di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Lampung Unila), Bandarlampung, Jumat (19/8) sore karena terlibat narkoba.

“Keenam oknum mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unila dan seorang juru parkir itu kami tangkap karena kepemilikan satu kilogram ganja kering,” kata Direktur Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Augustinus Berlianto Pangaribuan,  Jumat malam.

Augustinus menyebutkan, polisi menangkap tujuh orang tersebut sekitar pukul 16.10 WIB, di depan toilet lantai 2 Gedung PKM. Polisi yang menangkap para pelaku berjumlah dua orang dan tak mengenakan seragam polisi. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan daun ganja kering tersebut.

“Ya, masih kami dalami, apakah mereka memang pengedar di kalangan mahasiswa atau hanya pengguna saja. Kami juga akan melakukan pengembangan terkait kasus tersebut, untuk mengungkap kemungkinan-kemungkinan lainnya,” ujarnya.

Dari tangan mereka, yang diduga jaringan pengedar narkoba jenis daun ganja kering tersebut, petugas mengamankan barang bukti satu kilogram ganja,golok,  timbangan, dan
gergaji.

Ketujuh orang yang ditangkap adalah AQ (22), MIY (22), PB (22), AS (20), RH (23), RR (22) dan MR (22), seorang juru parkir .

Seorang saksi mata, Kurnia (22) menuturkan, saat penggerebekan, polisi mendapati ganja kering seberat sekitar 1,5 kilogram, timbangan, golok, dan gergaji.

“Saya sedang di sekretariat, tiba-tiba dengar ada ramai-ramai di lantai 2. Saat saya lihat, ternyata ada dua polisi dan tujuh pemuda. Di situ ada golok, ganja, gergaji, dan timbangan. Tapi belum tahu itu mahasiswa mana saja,” ungkap anggota salah satu organisasi yang sekretariatnya berada di gedung PKM tersebut.

“Saya sedang mengerjakan sesuatu. Tiba-tiba, seorang kawan memanggil saya. Di atas (lantai 2) ada polisi menggedor-gedor pintu toilet. Saya langsung ke atas, dan ternyata ada tujuh orang keluar dari toilet itu. Ada ganja sekitar 1,5 kilogram, timbangan, dan senjata tajam,” ujar Khorik, seorang mahasiswi.
Menurut sejumlah saksi mata lain, mereka tidak tahu apakah para pemuda tersebut mahasiswa Unila atau bukan. Sebab mereka sendiri merasa asing dengan wajah para pelaku.

Dari pengamatan di lokasi, dikutip dari teknokra.com, barang bukti semula berusaha disembunyikan oleh pelaku di kamar mandi lantai 2 gedung PKM. Setelah pelaku dimaksud dipaksa keluar, polisi menemukan ganja yang dimasukkan ke dalam lubang toilet. Ketika dimintai keterangan oleh polisi, para pelaku mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seorang penjual di Lapas Way Huwi. (ANT)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close