Terlalu Percaya GPS, Mobil ini Terperosok Masuk Sungai

Terlalu Percaya GPS, Mobil ini Terperosok Masuk Sungai

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Fitur navigasi seperti Google Maps dan Waze dapat membantu pengemudi mengatasi permasalahan menuju menuju lokasi tertentu. Namun, percaya pada teknologi sepenuhnya tanpa analisis yang tepat dapat membuat pengendara terjebak dalam masalah.

Dilansir Autoevolution, seorang pria bernama Kieren Gibbons dan anaknya mengendarai Ford Transit akhirnya harus masuk sungai setelah mengikuti petunjutk GPS. Kejadian di Ripon, Inggris ini disebabkan pengendara mengikuti GPS tanpa melihat kondisi medan yang dilalui.

Jalur yang mereka lewati, pada kondisi normal hanya digenangi sedikit air. Namun akibat hujan, jalur tersebut banjir dan air menjadi cukup tinggi.

Meskipun terdapat peringatan bagi para pengendara untuk berhati-hati, pria tersebut memilih untuk mengikuti GPS dan menerobos sungai dan akhirnya terjebak di tengah arus.

Akibat kejadian ini, dibutuhkan beberapa unit darurat seperti polisi dan pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi.

Baca Juga

“Unit darurat mengatakan kami bisa saja kehilangan nyawa apabila airnya lebih dalam lagi. Kami bisa terbawa arus. Arusnya saat itu cukup deras, sekitar 112 km/jam,” ucap Gibbons.

“Kami hanya mengikuti alat navigasi saat berangkat menuju lokasi kerja dan tiba-tiba kami ada di tengah sungai. Itu sebenarnya hanya jalur biasa namun karena hujan, airnya menjadi tinggi. Kami mencoba berhenti namun sudah terlambat, air sudah mulai memasuki mobil,” pungkasnya (AR).