Hukum

Terkait Pelarian Eddy Sindoro, KPK Minta Imigrasi Periksa Andi Sofyar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pihak Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk menunda pemeriksaan pegawainya yang bernama Andi Sofyar. Andi diduga terlibat dalam pelarian tersangka kasus dugaan suap pemulusan perkara di PN Jakarta Pusat, Eddy Sindoro.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah meminta agar pihak Imigrasi menundanya hingga Andi menjadi saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Andi merupakan salah satu saksi untuk terdakwa Lucas mantan pengacara Eddy.

“Terkait dengan rencana pemeriksaan internal di Imigrasi, kami minta agar pemeriksaan saksi-saksi dilakukan setelah para saksi tersebut memberikan keterangan di pengadilan,” ujar Febri saat dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Febri mengatakan, penundaan pemerikaaan di internal Imigrasi agar tak mengganggu proses persidangan di Pengadilan Tipikor.

“Kita perlu sama-sama menjaga agar proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor tidak terganggu,” kata Febri.

Sebelumnya, Nama Andi Sofyar disebut dalam dakwaan Lucas. Andi disebut menerima Rp 30 juta dari Dwi Hendro Wibowo alias Bowo untuk membantu melarikan Eddy Sindoro dari Indonesia ke Singapura.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa Eddy hendak dideportasi ke Indonesia oleh pihak Malaysia. Namun Lucas berusaha agar Eddy ketika sampai di Bandara Soeta bisa langsung diterbangkan ke Singapura tanpa pemeriksaan di Imigrasi Indonesia.

Dalam perkara ini, Advokat Lucas didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan Eddy Sindoro. Lucas disebut memerintahkan Eddy untuk tak kembali ke Indonesia.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close