Lintas DaerahPendidikan

Terinspirasi Boneka Maskot Asian Games, Mahasiswa UGM Buat Boneka Maskot ‘Wonderful Indonesia’

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Terinspirasi boneka maskot Asian Games 2018, Bhin Bhin, Atung dan Kaka, mahasiswa Universitas Gadjah Mada membuat boneka maskot Wonderful Indonesia.

Boneka ini diharapkan akan mendukung kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Boneka maskot tersebut  terdiri dari tiga karakter, yaitu Pongo, Rhino, dan Para. Ketiganya merupakan representasi dari hewan langka di Indonesia. Karakter pertama adalah Pongo yaitu orangutan Sumatera yang memiliki nama Latin Pongo abelii dan orangutan Kalimantan dengan nama Latin Pongo pygmaeus. Karakter kedua yakni Rhino merupakan badak bercula satu  atau Rhinoceros sondaicus. Terakhir, Para merupakan burung Cenderawasih atau Paradisaedae.

“Ide membuat boneka maskot pariwisata nasional ini terinspirasi dari kegiatan Asian games 2018. Cinderamata berupa boneka maskot Bhin Bhin, Atung, dan Kaka sangat diminati dan penjualannya melebihi target,” kata Rika Absoni, Rabu (8/5/2019) di UGM.

Terinspirasi dari kesuksesan tersebut, mahasiswa FEB UGM ini bersama tiga rekannya, yaitu M. Dhiyah Ulhaq (FIB), Almira Putri R.D (FIB), dan Yoanes Adjie K (SV) berinisiatif menghadirkan hal serupa untuk promosi pariwisata nasional. Mereka akhirnya mencetuskan gagasan memaparkan keindahan pariwisata Indonesia melalui media boneka maskot Indonesia. Lewat program kreativitas mahasiswa bidang kewirausahaan (PKM-K) UGM 2019 ketiganya mulai memproduksi boneka maskot Indonesia ini.

Boneka maskot tersebut dilengkapi dengan information tag yang dikaitkan pada lengan boneka. Berisikan berbagai fakta unik terkait objek wisata unggulan Indonesia. Ketiga boneka dirancang mengenakan kain batik dengan motif berbeda, yakni Songket Siak Sumatera pada karakter Pongo, Kawung Jawa pada Rhino, dan Asmat Papua oleh Para.  Sementara itu, pada bagian belakang kepala boneka terdapat dua gambar, yaitu destinasi wisata dan logo Wonderful Indonesia.

“Tempat wisata Tesso Nillo melekat pada karakter Pongo, Candi Borobudur pada karakter Rhino, dan Raja Ampat untuk karketer Para,” jelasnya.

Produksi boneka maskot ini, kata dia,  bekerja sama dengan produsen yang memproduksi boneka maskot Asian Games 2018 lalu. Untuk pemasaran, mereka tidak hanya  melakukan secara offline, tetapi juga online melalui media sosial dan marketplace daring seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, Blibli, dan Zalora. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close