Hukum

Terima Suap, Mantan Ketua DPRD Kota Malang Divonis 5 Tahun dan Dicabut Hak Politiknya

SIDOARJO, SENAYANPOST.com – Mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono divonis lima tahun penjara oleh hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya atas kasus suap APBD Perubahan Kota Malang yang melibatkan Mochamad Anton Wali Kota Malang nonaktif.

Amar Putusan ini dibacakan Hakim Unggul Warso Murti selaku Ketua Majelis Hakim dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (26/6/2018).

Majelis hakim menilai Arief Wicaksono terbukti melakukan tindakan yang melanggar pasal 12 huruf a Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, seperti yang didakwakan Jaksa KPK sebagai dakwaan primer.

“Terdakwa terbukti bersalah. Mengadili, dan menjatuhkan hukuman lima tahun penjara dan denda Rp200 juta, dengan ketentuan jika tidak dibayar harus diganti hukuman penjara dua bulan,” demikian Hakim Unggul membacakan putusan di hadapan terdakwa.

Arief yang hadir dalam sidang dan mendengarkan seluruh putusan Pengadilan Tipikor itu tampak berkali-kali menggeleng-gelengkan kepala, menjepit pangkal hidung dengan jari, serta mengatupkan kedua telapak tangan ke wajahnya.

Selain menjatuhkan vonis penjara lima tahun beserta dendanya, Hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik mantan Ketua DPRD Kota Malang itu.

“Hukuman tambahan berupa pencabutan hak dipilih selama dua tahun, terhitung sejak terdakwa selesai menjalani masa hukumannya,” ujar hakim.

Setelah pembacaan putusan itu, semua pihak baik terdakwa, penasihat hukum terdakwa maupun Jaksa KPK menyatakan pikir-pikir ketika hakim menanyakan respons mereka. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close