Lintas DaerahTerorisme

Terduga Teroris Supriyanto Dikenal Warga Jarang Bergaul

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Sosok terduga teroris bernama Supriyanto (39) dikenal warga RT 01 Dusun Margorejo II, Kurungannyawa, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung, jarang bergaul dan tak banyak yang mengetahui. Ia bersama istri dan dua anaknya pindah ke RT 01 Dusun Margorejo II dua tahun lalu.

Tak hanya tetangga sekitar kontrakannya, pedagang di Pasar Tamin Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, yang mengetahui penangkapan Supriyanto oleh Densus 88 Jumat (18/5/2018) kemarin, juga tak banyak mengetahui.

Pasca penangkapan Supriyanto, kios miliknya berwarna hijau di Pasar Tamin tertutup rapat. Sejumlah pedagang sekitar kiosnya mengaku tidak tahu terkait penangkapan tersebut.

“Saat penangkapan saya tidak tahu, pulang duluan. Jadi, tidak tahu apa-apa. Saya cuma dengar cerita penangkapan itu paginya,” kata wanita yang berjualan tepat di samping kios milik Supriyanto, Sabtu (19/5/2018).

Sementara, pedagang sembako yang berjarak hanya dua kios dari Supriyanto bernama Syaiful mengaku tidak tahu dengan penangkapan tersebut.

“Sebelum Salat Jumat saya pulang ke rumah, terus tidak buka lagi. Tahu-tahu dapat cerita ditangkap. Tapi, kemarin (Jumat) pagi dia jualan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua RT 01 Dusun Margorejo II, Yudi Handoko, mengaku keseharian Supriyanto dan keluarganya jarang berbaur dengan warga sekitar. “Supri ini pulangnya sering larut malam. Kalau ketemu saya, ya hanya di jalan. Karena sama-sama pulang kerja. Orangnya memang jarang kumpul atau nongkrong dengan warga,” katanya.

Ia mengaku hanya sesekali melihat Supriyanto dan keluarga salat berjamaah di masjid yang ada di Dusun Margorejo II. Meski begitu, ia tidak melihat ada kejanggalan dari kehidupan sehari-hari Supriyanto dan keluarganya yang diketahui berasal dari Bernung, Pesawaran, baik secara kehidupan maupun pakaian yang dikenakan.

Diketahui, Tim Densus 88 dan BNPT menangkap Supriyanto ketika sedang berjualan sosis di Pasar Tamin, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, pada Jumat (18/5/2018) pagi. Di Jalan Nasikin Dusun Margorejo II, sejumlah polisi berjaga di dekat rumah kontrakan terduga teroris tersebut. Sekitar pukul 18.30 WIB, polisi melepaskan police line yang mengelilingi rumah kontrakan berwarna biru pudar itu.

Tim Densus 88 Mabes Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tidak hanya menangkap terduga teroris Supriyanto (39). Sejumlah barang disita aparat dari rumah kontrakannya di Jalan Asikin RT 01 Dusun Margorejo II, Kurungannyawa, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung, pada Jumat (18/5/2018) siang.

Saat proses penggeledahan di rumah kontrakan Supriyanto, aparat tidak membawa terduga teroris ini. Salah satu barang bukti yang diamankan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 dari terduga teroris, Supriyanto, yakni kaos yang pada bagian dada pakaian warna hitam itu bertuliskan, Tiada Khilafah Tanpa Tauhid dan Jihad. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close